Cerita di Balik Kostum 'Wah' Beyonce di Coachella 2018

CNNIndonesia, CNN Indonesia | Selasa, 17/04/2018 20:24 WIB
Cerita di Balik Kostum 'Wah' Beyonce di Coachella 2018 Tampil di panggung utama Coachella 2018, Beyonce mencetak sejarah dan tampil memukau dengan sejumlah kostum panggungnya yang 'wah'. (Foto: Kevin Winter/Getty Images for Coachella/AFP)
Jakarta, CNN Indonesia -- Tampil untuk kali pertamanya di panggung utama festival musik Coachella akhir pekan lalu, Beyonce memukau dengan aksi panggung dan kostum yang mengesankan. Beraksi selama dua jam, ia juga beberapa kali berganti busana.

Sebagai pembuka, gaun rancangan Balmain yang membuatnya bak Ratu tampil 'wah' diikuti kemudian dengan atasan kuning dan hot pants senada dengan para penari pengiringnya.

Gaun rancangan Olivier Rousteing itu disebutkan terinspirasi dari pakaian mewah kerajaan Mesir kuno dan film Mad Max, lengkap dengan mahkota, sepatu hak dan jubah. Merujuk pada Ratu Nefertiti, atasan dan jubah yang mengusung skema warna hitam dan emas, pola-pola zigzag dan atmosfir Afrofuturistik tersebut dihias dengan manik-manik berkilau.



[Gambas:Instagram]

Mengikuti tema HBCU (Historically Black Campuses and Universities) yang diangkat penampilan Beyonce kali ini, Rousteing juga merancang jaket kuning dengan tulisan "BAE" di depan busana, sepadan dengan kostum yang dikenakan 200 penari latar Beyonce di panggung.

Dirancang menyerupai pakaian Beyonce di video musik "7/11," jaket tersebut dipadukan dengan celana jins pendek dan sepatu boots hampir setinggi lutut yang dihias rumbai-rumbai silver.

[Gambas:Instagram]

Beyonce juga sempat meminta untuk dibuatkan kostum bertema militer. Untuk ini, Rousteing merancang gaun berwarna coklat gelap yang inspirasinya diambil dari film Mad Max. Kostum ini yang Beyonce kenakan pada penampilan reuni Destiny's Child, dan dirancang menyerupai pakaian di video musik 'Survivor.'

[Gambas:Instagram]


Dalam merancang kostum untuk Beyonce dan 200 penari latar, Rousteing berkolaborasi dengan Marni Senofonte dan berkonsultasi langsung dengan Beyonce sendiri. Dilansir dari Vogue, Rousteing bahkan terbang ke Los Angeles untuk menonton gladiresik penampilan Beyonce.



Dalam konsultasi tersebut, Beyonce sempat memberi instruksi-instruksi bagaimana kostum yang akan ia kenakan harus berinteraksi dengan musik dan pencahayaan panggung.

"Saya sempat berada di satu ruangan dengan [Beyonce], dan ia memberi saya masukan langsung akan bagaimana pencahayaan panggung harus menyentuh kostum," ucap Rousteing seperti dikutip dari Refinery29. 

Dari pengalamannya merancang kostum untuk Beyonce tersebut, Rousteing mempelajari banyak hal mengenai Beyonce.

"B adalah seorang perfeksionis. Ia memiliki visi yang sangat jelas untuk fesyen dan untuk musiknya," kata Rousteing. (ast/rah)