Aksi 'Semua Murid Semua Guru' di Hari Pendidikan Nasional

Puput Tripeni Juniman, CNN Indonesia | Rabu, 02/05/2018 15:38 WIB
Aksi 'Semua Murid Semua Guru' di Hari Pendidikan Nasional Memeringati Hari Pendidikan Nasional, pemerhati pendidikan Indonesia menginisiasi jaringan 'Semua Murid Semua Guru'. (Foto: CNN Indonesia/Puput Tripeni Juniman)
Jakarta, CNN Indonesia -- Memeringati 'Hari Pendidikan Nasional' yang jatuh pada hari ini, Rabu (2/5), pemerhati pendidikan Indonesia menginisiasi jaringan 'Semua Murid Semua Guru'. Ini merupakan gerakan bersama yang mengajak masyarakat untuk memajukan pendidikan di Indonesia terutama daerah pelosok.

Dalam realisasinya, gerakan Semua Murid Semua Guru ingin menanamkan kepada masyarakat bahwa setiap orang akan selalu menjadi guru bagi sesama, dan di saat yang bersamaan juga menjadi murid yang terus belajar dan berkembang.

"Banyak yang bertanya, apakah ini gerakan untuk murid dan guru di sekolah saja? Tentu, bukan. Ini gerakan kita bersama. Pendidikan bukan urusan sekolah saja, tapi kita semua harus ikut ambil peran dan kita semua ikut bertanggungjawab," kata inisiator Jaringan Semua Murid Semua Guru, Najelaa Shihab dalam 'Pesta Pendidikan 2018' di Gedung Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Jakarta, Rabu (2/5).



Menurut Najeela, saat ini banyak orang memandang pendidikan hanya kegiatan yang berlangsung di sekolah saja. Padahal, pendidikan seharusnya berjalan setiap saat karena merupakan proses kolaboratif antara anak, orang tua, pendidik, dan lingkungan sosial. Jika ini dijalankan, pendidikan dapat Indonesia dapat berkembang pesat.

Selain itu, pada peringatan Hari Pendidikan Nasional 2018 ini, Najeela juga menyoroti tiga persoalan utama dalam bidang pendidikan di Indonesia saat ini yaitu akses, kualitas dan pemerataan pendidikan. Untuk membantu menyelesaikan masalah itu, gerakan Semua Murid Semua Guru berupaya mewujudkan keterlibatan masyarakat melalui tiga program utama.

"Tahun ini terdapat tiga program baru yang sangat efektif melibatkan publik dan berdampak nyata bagi penerima manfaatnya yaitu Kirim Budi, Lomba Foto dan Lagu Semua Murid Semua Guru," tutur Najeela.


Gerakan 'Kirim Budi' merupakan aksi patungan seluruh masyarakat untuk mengirimkan flashdisk yang berisi video beragam profesi kepada anak-anak di pelosok Indonesia. Sedangkan lagu 'Semua Murid Semua Guru' merupakan nyanyian hasil kolaborasi tujuh musisi papan atas yakni Glen Fredly, Tompi, Tulus, Vidi Aldiano, Andien, Indra Azis, dan Endah N Rhesa.

"Ini bentuk kontribusi dan sebagai kampanye kerja kolektif 'Semua Murid Semua Guru'," kata Glen.

Program-program 'Semua Murid Semua Guru' ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran dan aksi masyarakat dalam memajukan pendidikan di Indonesia. (rah/rah)