Hari Tanpa Diet Internasional Ajak Warga Terima Bentuk Tubuh

Puput Tripeni Juniman, CNN Indonesia | Minggu, 06/05/2018 15:31 WIB
Hari Tanpa Diet Internasional Ajak Warga Terima Bentuk Tubuh Hari Tanpa Diet Internasional yang diperingati 6 Mei merupakan perayaan yang mengajak masyarakat agar tak melakukan diet berlebihan dan menerima bentuk tubuh. (Foto: Thinkstock/Delpixart)
Jakarta, CNN Indonesia -- Hari Tanpa Diet Internasional atau International No Diet Day diperingati setiap tanggal 6 Mei yang jatuh pada hari ini, Minggu. Hari Tanpa Diet Internasional ini merupakan bentuk perayaan yang mengajak masyarakat untuk tak melakukan diet berlebihan dan menerima keragaman bentuk tubuh.

Hari Tanpa Diet Internasional ini didedikasikan untuk mengimbau masyarakat menjalankan gaya hidup sehat tanpa harus memiliki tubuh yang kurus. Tubuh yang kurus akibat diet berlebihan justru dapat memicu timbulnya bahaya dan masalah kesehatan.

Perayaan ini muncul lantaran fenomena banyak orang yang ingin kurus dan melakukan diet tanpa peduli pada kesehatan. Di Eropa, biasanya kebanyakan perempuan yang ingin terlihat cantik dengan tubuh kurus melakukan diet habis-habisan selama enam bulan jelang musim panas.
Mereka bahkan tak segan melakukan cara instan untuk menurunkan berat badan seperti operasi atau suplemen khusus. Masalah ini justru menimbulkan banyak korban akibat gaya hidup yang tidak sehat.


Persepsi yang tak baik tentang tubuh kurus ini membuat para feminis di Inggris menginisiasi Hari Tanpa Diet Internasional pertama kali pada 1992. Kelompok feminis di berbagai belahan dunia lainnya seperti Amerika Serikat, Kanada, Australia, India, hingga Israel pun ikut merayakan peringatan ini di tahun berikutnya.

Consumer Health Digest menyatakan Hari Tanpa Diet Internasional dapat dirayakan dengan beberapa cara. Seperti menerima bentuk tubuh sendiri tanpa membandingkannya dengan orang lain, meninggalkan kebiasaan makan yang tidak sehat dan tidak mengejek orang lain berdasarkan bentuk tubuh.
Hari Tanpa Diet Internasional ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran publik akan tubuh sehat, menghilangkan obsesi tentang berat badan, menghapus diskriminasi ukuran dan berat badan, serta menghormati para korban akibat gangguanmakan dan operasi penurunan berat badan. (age/age)