FOTO: Inggris 'Demam' Royal Wedding

REUTERS, CNN Indonesia | Jumat, 18/05/2018 16:02 WIB

Jakarta, CNN Indonesia -- Royal Wedding Pangeran Harry dan Meghan Markle akan digelar Sabtu (19/5). Demamnya sudah terasa sejak bulan kemarin.

Seorang pekerja mengecat dinding salah satu pub di London dengan tema Royal Wedding Pangeran Harry dan Meghan Markle. (REUTERS/Phil Noble)
Toko suvenir pernak-pernik Royal Wedding di dekat Kastel Windsor, Inggris. (REUTERS/Phil Noble)
Diperkirakan sebanyak 100 ribu orang akan datang ke Kastel Windsor, Inggris, untuk melihat Royal Wedding Pangeran Harry dan Meghan Markle (REUTERS/Toby Melville)
Harry menjadi sorotan setelah sang kakak, Pangeran William hidup bahagia dengan Kate Middleton dan tiga orang anaknya. Publik merasa penasaran dengan kehidupan Harry, sama seperti yang mereka lakukan terhadap William.  (REUTERS/Toby Melville)
Kemasan selai roti yang bertema Royal Wedding. (REUTERS/Toby Melville)
Dari topeng, gelas, minuman teh sampai kondom bertema pernikahan Pangeran Harry dan Meghan Markle menjadi oleh-oleh paling diburu oleh turis di Inggris saat ini. (REUTERS/Toby Melville)
Harry dan Markle akan melangsungkan pesta pernikahannya pada Sabtu (19/5) waktu setempat. Namun sejak beberapa minggu yang lalu, penjual suvenir di sana sudah mulai menghias lapaknya dengan benda-benda bertema Royal Wedding. (REUTERS/Phil Noble)
Seniman graffiti, Pegasus, membuat karya seni bertema Royal Wedding di tembok sebuah bar di kawasan Windsor. (REUTERS/Marko Djurica)
Di dekat Kastel Windsor, lokasi pernikahan Harry dan Markle, lapak pedagang pernak-pernik bertema demikian banyak ditemukan. (REUTERS/Phil Noble)
Seorang pengamat perekonomian mengatakan kalau fenomena Royal Wedding bisa menambah pundi-pundi Inggris sebanyak £1 miliar. (REUTERS/Marko Djurica)
Salah satu warga Windsor merasa kalau Royal Wedding membuat kawasannya menjadi lebih ramai sekaligus tertib, bahkan lebih bersih dari biasanya. (REUTERS/Toby Melville)
Salah satu pembeli di toko suvenir yang berada di kawasan Windsor bahkan mengatakan bahwa dirinya