Efek Piala Dunia, Aplikasi Kencan Tinder jadi Lebih Ramai

Rahman Indra, CNN Indonesia | Selasa, 26/06/2018 07:21 WIB
Efek Piala Dunia, Aplikasi Kencan Tinder jadi Lebih Ramai Sejak berlangsung dua pekan lalu, Piala Dunia membuat aplikasi kencan seperti Tinder menjadi lebih ramai karena para pengguna saling mencari pasangan. Foto: Suporter Rusia. (Foto: REUTERS/Pilar Olivares)
Jakarta, CNN Indonesia -- Piala Dunia tak hanya membuat Rusia kehabisan bir, tapi juga berefek pada melonjaknya pemakaian aplikasi kencan seperti Tinder.

Mengutip harian Vedomosti, seperti dilansir RT, aplikasi kencan tersebut mengalami lonjakan berarti sejak Piala Dunia berlangsung dua pekan lalu. Kesimpulan itu disampaikan operator seluler Rusia.

Pada Juni, aktivitas di aplikasi kencan meningkat tiga kali lipat di antara pelanggan operator seluler Tele2 Rusia, dan meningkat empat kali lipat di antara pengguna penyedia layanan seluler MTS. Di samping itu, operator Megafon mengatakan bahwa satu persen dari seluruh trafik penyedia itu mengakses Tinder selama pertandingan pembukaan di Stadion Luzhniki di Moskow.



Dari lonjakan aktivitas di aplikasi kencan tersebut, jumlah pria asing yang menggunakan Tinder disebut mengalami lonjakan tinggi. Di antaranya lebih banyak berasal dari Argentina, Israel dan Meksiko yang mengakses aplikasi hampir setiap hari. Ungkapan itu disampaikan seorang perempuan Rusia yang juga pengguna aktif, sebagaimana dikutip oleh harian bisnis Rusia, Kommersant.

"Hampir 70 persen pengguna pria di Tinder adalah orang asing saat ini ... Mereka menyukai foto dan memulai percakapan," katanya, seraya menambahkan bahwa dia mungkin bertemu dengan seseorang.

Dalam penjajakan, akun di Tinder terhubung dengan akun Facebook sehingga aplikasi ini dapat mencocokkan pasangan, memungkinkan orang untuk memfilter pengguna lain sesuai dengan rentang usia, jenis kelamin, dan jarak tertentu dari lokasi mereka.

Akses Badoo

Tak hanya Tinder, Piala Dunia 2018 memicu pengguna untuk menggunakan Badoo, alternatif aplikasi kencan Rusia untuk Tinder. Menurut Ariana Dzhanbaz, manajer PR dari layanan tersebut, jumlah pendaftar harian di Rusia melonjak 16,7 persen. 


"Kami melihat bahwa orang-orang berencana untuk bertemu seseorang meskipun ada agenda yang sangat penting di Moskow dan jadwal pertandingan yang ketat," katanya kepada media.

"Kami juga melihat aktivitas yang didorong untuk opsi seperti 'Lookalike' yang memungkinkan mencari orang-orang yang terlihat seperti selebriti atau seseorang yang mereka kenal."

Lebih jauh ia menambahkan, bintang sepak bola seperti Cristiano Ronaldo, Fyodor Smolov, Lionel Messi, Sergio Ramos saat ini berada di puncak permintaan pencarian di Badoo.

Menurut jajak pendapat yang dikutip oleh Daily Mail awal bulan ini, sekitar 33 persen penggemar ingin 'berbaur dengan wanita lokal' saat mereka berada di Rusia untuk Piala Dunia 2018. Setengah dari jumlah itu dilaporkan berharap untuk memulai hubungan intim selama turnamen. (rah/rah)