Wanita Ceko Buat Bir Khusus untuk Penderita Kanker Payudara

Puput Tripeni Juniman, CNN Indonesia | Jumat, 20/07/2018 06:48 WIB
Wanita Ceko Buat Bir Khusus untuk Penderita Kanker Payudara ilustrasi bir (Little Visuals)
Jakarta, CNN Indonesia -- Para penderita kanker memiliki banyak pantangan soal makanan dan minuman, apalagi yang mengandung alkohol.

Namun tak bisa dimungkiri kalau warga negara-negara barat punya kecintaan sendiri pada alkohol, khususnya bir. Tentu berat buat penderita kanker karena tak bisa menenggak bir favorit.

Melihat kondisi ini, seorang perempuan di Republik Ceko menciptakan sebuah bir khusus untuk penderita kanker payudara.



Agar tetap aman bagi penderita kanker, bir ini dibuat dengan bebas alkohol. Alih-alih menggunakan alkohol, bir ini justru diperkaya dengan kalium dan vitamin B. Dua kandungan ini merupakan zat yang dibutuhkan oleh penderita kanker dan sering kali sulit didapatkan karena selera makan yang hilang.

Ide bir khusus penderita kanker ini berangkat dari pengalaman penyintas kanker payudara Jana Drexlerova. Dia kini merupakan CEO Mamma Help, organisasi nonprofit yang bergerak pada advokasi kanker payudara yang berbasis di Praha, Ceko. Mamma merupakan bahasa latin untuk payudara.

Saat menderita kanker payudara dan menjalani kemoterapi pada 2011 lalu, Drexlerova mengaku kehilangan nafsu makan. Setiap kali menyantap sesuatu, makanan itu terasa pahit dan hambar.


"Ketika saya mulai mempunyai selera makan, yang dapat saya makan hanya sup tomat dingin, itu pun terasa hambar," kata Drexlerova kepada NPR.

Masa-masa itu terasa berat bagi Drexlerova. Belum lagi, dia harus berhadapan dengan masyarakat Ceko yang gemar mengonsumsi bir. Di negara itu, bir sudah ditetapkan sebagai minuman nasional.

Awal tahun ini, Drexlerova memiliki ide membuat bir tanpa kandungan yang berbahaya bagi penderita kanker payudara.

"Saya ingin bir yang meningkatkan nutrisi dan kesehatan selama perawatan. Bir ini juga penting untuk memberikan perempuan itu rasa normal dalam hidup mereka," ucap Drexlerova.

Diberitakan Metro, ide Drexlerova itu lalu diolah oleh tempat pembuatan bir, Zatec. Bir ini dibuat dengan campuran jus apel untuk melawan rasa logam yang sering dikeluhkan oleh pasien kemoterapi.

Bir itu memiliki rasa buah dan manis dengan sentuhan yang tajam dari sari apel. (chs)