Anthony Bourdain Wariskan Akses Bertualang

CNN Indonesia, CNN Indonesia | Jumat, 13/07/2018 18:45 WIB
Anthony Bourdain Wariskan Akses Bertualang Pakar kuliner Anthony Bourdain. (Foto: Larry French/Getty Images for DC Central Kitchen/AFP)
Jakarta, CNN Indonesia -- Bagi siapapun yang menyimak sepak terjang sang koki selebrti, Anthony Bourdain, pasti tidak mengelak kalau ia juga merupakan sosok yang menginspirasi orang untuk bertualang. Meskipun ia telah meninggal, namun 'rayuannya' untuk mengeksplorasi seakan tidak pernah usai.

Mengutip travel+leisure, Anthony mewariskan poin frequent flyer kepada istri keduanya, Octavia Busia-Bourdain. Warisan itu merupakan kemauan Anthony, sebelum mereka berpisah pada tahun 2016.

Hal ini munkin terdengar aneh, namun menang ada beberapa maskapai yang bisa poin frequent flyer-nya bisa diwariskan.


"Beberapa program loyalitas itu memang bisa diwariskan saat sang pemiliknya sudah meninggal. Namun Anda harus memerhatikan kontraknya secara teliti," ujar Paula Leibovitz Goodwin, seorang penasihat di Perkins Coie.

"Anda tidak bisa mengasumsikan bahwa peraturan ini berlaku di seluruh maskapai."

Anthony Bourdain meninggal dunia dalam usia 61 tahun, pada Jumat (8/6). Berita duka ini disampaikan oleh CNN. CNN mengonfirmasi bahwa pria bernama asli Anthony Michael Bourdain ini meninggal dunia karena bunuh diri.

Jenazahnya ditemukan di salah satu hotel di Perancis saat dia sedang syuting episode terbaru acara kulinernya. Tubuhnya ditemukan tak bernyawa oleh teman dekatnya koki Perancis Eric Ripert.

Bourdain dikenal dikenal sebagai seorang pembawa acara di jaringan tersebut dengan program kuliner dan wisata 'Parts Unknown'. Namanya juga menanjak usai mengajak Presiden Barack Obama makan bersama di Vietnam.

Bourdain juga dikenal ahli dalam bidang yang digelutinya termasuk di dapur dan juga di media. Namanya mulai dikenal lewat berbagai acara televisi dan tulisan kuliner di bukunya.

Dia dianggap sebagai sosok yang berbeda di dunia kuliner. Dia mengeksplorasi kondisi manusia dan membuat penontonnya punya pikiran berbeda soal makanan, wisata, dan juga diri mereka sendiri. (agr/ard)