Roti Tertua di Dunia Ditemukan di Yordania

REUTERS, CNN Indonesia | Rabu, 18/07/2018 08:10 WIB
Roti Tertua di Dunia Ditemukan di Yordania Ilustrasi roti. (Meditations/Pixabay)
Jakarta, CNN Indonesia -- Remahan roti yang tersisa di tungku api berusia 14.500 tahun dipercaya peneliti sejarah mengungkap kebiasaan manusia purba mengolah makanan.

Tungku kuno tersebut ditemukan di utara Yordania. Peneliti sejarah juga meyakini bahwa manusia purba mulai mengolah makanan sebelum mereka menemukan teknik bertani dan berladang.

Walau belum sempurna, namun remahan dari olahan makanan itu menunjukkan bahwa manusia purba di Mediterania Timur menjadi pencetus terciptanya roti.


Remahan roti yang ditemukan berbahan dasar gandum dan biji rerumputan liar seperti barley dan einkorn.

Ketiga bahan tersebut ditumbuk halus dan dicetak menyerupai roti pita yang lebar.

Peneliti sejarah memperkirakan Suku Natufians yang sering berpindah tempat menciptakan resep roti tersebut.

"Penemuan remahan roti ini sangat mengejutkan," kata salah satu anggota kelompok peneliti dari Unversitas Copenhagen, Amaia Arranz-Otaegui.

Arranz-Otaegui mengatakan kalau sebelumnya sejarah roti dikaitkan dengan sejarah bertani atau berladang, setelah penemuan roti berusia 9.100 tahun di Turki.

"Penemuan ini menjadi indikasi bahwa roti menjadi makanan olahan awal manusia, bahkan sebelum mereka memanen hasil tani atau ladang," ujarnya.

Peneliti lain, Tobias Richter, mengatakan bahwa roti digunakan Suku Natufians sebagai penahan lapar ketika mereka bepergian atau dalam musim kering.

"Roti yang dibuat mengandung karbohidrat dan nutrisi penting lain, seperti Vitamin B, zat besi, zat magnesium dan serat alami," katanya.

Kelompok peneliti berusaha untuk memasak kembali "roti purba" sesuai resep Suku Natufians.

Tapi Arranz-Otaegui mengungkapkan bahwa rasanya mungkin tak seenak roti zaman sekarang.

"Rasanya asin dan teksturnya alot. Namun ada rasa sedikit manis," ujarnya.

(ard)


BACA JUGA