6 Cara Tetap Produktif di Usia Tua Seperti Ma'ruf dan Prabowo

Puput Tripeni Juniman, CNN Indonesia | Senin, 13/08/2018 13:48 WIB
6 Cara Tetap Produktif di Usia Tua Seperti Ma'ruf dan Prabowo ilustrasi lansia (stevepb/Pixabay)
Jakarta, CNN Indonesia -- Joko Widodo memutuskan menggandeng Ma'ruf Amin untuk maju sebagai calon presiden dan calon wakil presiden di Pilpres 2019. Meski tak ada batasan umur, pilihan ini menuai beberapa reaksi lantaran Ma'ruf yang tahun ini 75 tahun dianggap terlalu tua.

Menurut UU RI No 13 tahun 1998 tentang Kesejahteraan lanjut usia, lansia adalah seseorang yang telah mencapai usia di atas 60 tahun.

Berdasarkan standar ini, di antara keempat capres dan cawapres, ada dua lansia yang mencalonkan diri di Pilpres 2019 mendatang yaitu Ma'ruf Amin (cawapres Jokowi) dan Prabowo (Capres).



Profesor Gizi Masyarakat IPB Dodik Briawan menjelaskan lansia adalah periode usia saat mulai terjadi penurunan fungsi tubuh atau dikenal dengan degeneratif. Hal ini membuat kemampuan lansia banyak berkurang.

"Kemampuannya tidak bisa disamakan dengan sewaktu usia dewasa, apalagi seperti usia remaja," kata Dodik kepada CNNIndonesia.com beberapa waktu lalu.

Kendati demikian, Dodik menyebut bukan berarti lansia selalu diasosiasikan dengan tubuh yang renta, ringkih, pikun, dan lemaj. Menurutnya, ada banyak tokoh sepuh yang masih produktif di usia tua seperti penemu KFC Colonel Sanders, Nelson Mandela, dan Perdana Menteri Malaysia yang baru Mahathir Muhammad.

"Jadi masih mungkin pada usia senja masih bisa produktif dalam berkarya," tutur Dodik.

Tak cuma Ma'ruf Amin dan Prabowo yang masih bisa produktif dan berkarya, para lansia pada umumnya juga masih bisa produktif. Salah satu caranya adalah dengan menjaga kesehatan dan mencegah penyakit.

Berikut beberapa cara yang dapat dilakukan untuk menjaga stamina dan kesehatan tetap prima bagi para lansia agar produktif dan otak tetap tajam.

1. Olahraga

Berolahraga dapat menjaga kesehatan sekaligus meningkatkan kekuatan. Alasanya, semakin tua usia tubuh, latihan kekuatan dengan berolahraga dan membantu membangun massa otot dan mempertahankan kekuatan otot. 

Dodik menyarankan untuk memilih olahraga yang nyaman dan menyenangkan untuk dilakukan. Artinya, tak perlu memaksa untuk berolahraga seperti orang lainnya.

Olahraga itu dapat berupa lari pagi santai, aerobik atau yoga.

"Lari dan olahraga lainnya juga harus disesuaikan dengan kemampuan diri, jangan menakar kemampuan dengan melihat orang lain. Olahraga itu personal," kata Matias Ibo, fisioterapis olahraga kepada CNNIndonesia.com beberapa waktu lalu.


2. Mengatur pola makan

Pola makan yang baik dapat dilakukan dengan menghindari jenis makanan dan minuman yang dapat mengakibatkan gangguan atau sindrom metabolik seperti hipertensi, hiperglikemia, hiperkosterolemia, dan obesitas.

"Secara sederhana kurangi makanan yang banyak mengandung gula, garam dan lemak," ucap dosen Ilmu Gizi Masyarakat dan Sumberdaya Keluarga ini.

Di sisi lain, perbanyak konsumsi buah dan sayuran. Penelitian menunjukkan buah dan sayur dapat mengurangi risiko kolesterol dan menangkal kanker yang banyak menyerang di usia tua. 

Pasalnya, buah dan sayuran mengandung banyak vitamin, mineral dan antioksidan yang dapat meningkatkan sistem imun serta menangkal penyakit. 

3. Istirahat yang cukup

Lansia membutuhkan waktu tidur yang cukup selama 7-9 jam sehari. Hanya saja, kondisi kesehatan obat-obatan yang dikonsumsi dan kebiasaan buruk yang dijalani membuat orang tua kesulitan tidur cukup. 

"Istirahat yang cukup karena tubuh perlu ada fase yang harus diistirahatkan," ujar Dodik.

Tidur mesti menjadi prioritas bagi orang tua agar dapat menjalani kegiatan sehari-hari dengan baik dan bertenaga.

4. Kurangi stres

Menurut Dodik, stres dapat menjadi pemicu ritme tubuh berantakan sehingga mengakibatkan sulit beristirahat. Dodik menyarankan agar lansia dapat meredakan stres dengan melakukan hal yang menyenangkan.

"Terdapat management stress yang berbeda antar individu, misal dengan menyanyi, mancing ikan atau membaca Al-Quran bagi seorang Muslim," kata Dodik.

5. Menemukan tujuan hidup

Salah satu hal yang harus dimiliki di masa tua adalah tujuan hidup. Very Well Health menjelaskan hidup dengan tujuan dapat memacu tubuh untuk memiliki kekuatan lebih demi mencapai tujuan itu. 

Tujuan hidup ini bisa didapati melalui agama yang dianut, keluarga, atau bahkan menjadi sukarelawan. Kegiatan ini dapat membuat para orang tua merasa terhubung dan dibutuhkan sehingga tetap kuat menjalani kegiatan sehari-hari.


6. Minum air putih

Menjaga tubuh untuk tetap terhidrasi penting bagi orang yang sudah berusia lanjut. Mengonsumsi air putih dapat menjaga kesehatan metabolisme tubuh. 

Menurut organicliaison.com, meminum 500 ml air per hari membantu meningkatkan metabolisme hingga 30 persen. Studi bahkan menyarankan untuk meminum segelas air setiap jam aga membuat tubuh tetap fokus. (chs)