Presiden Pantau Rinjani untuk Pemulihan Gempa Lombok

Kemenpar, CNN Indonesia | Rabu, 15/08/2018 14:36 WIB
Presiden Pantau Rinjani untuk Pemulihan Gempa Lombok Presiden Joko Widodo menyatakan sejumlah wilayah masih terkena dampak gempa Lombok. Dia juga mengakui sejumlah desa belum bisa dijangkau. (Foto: Dok. Kemenpar)
Jakarta, CNN Indonesia -- Presiden Joko Widodo menyatakan sejumlah wilayah masih terkena dampak gempa Lombok. Dia juga mengakui sejumlah desa belum bisa dijangkau.

"Masih ada satu, dua, tiga desa yang belum (terjangkau) karena posisinya menuju ke puncak Gunung Rinjani yang tidak bisa dijangkau oleh motor apalagi mobil," kata Presiden saat di halaman RSUD Tanjung, Lombok Utara, Senin (13/8).


Kepala Negara telah menginstruksikan jajaran terkait untuk segera menyelesaikan masalah tersebut. Apalagi menurut informasi yang diterimanya, saat ini masih terdapat beberapa rumah dan warga yang tertimpa longsor akibat gempa.


"Saya sudah perintahkan kepada Panglima TNI supaya diselesaikan masalah yang ada karena juga di sini sebenarnya stand-by empat heli yang bisa digunakan," ujar Presiden.


Terkait masalah sanitasi, Presiden juga memastikan bantuan berupa 200 MCK portable dari Kementerian PU dan Perumahan Rakyat akan segera datang dan dipasang di sejumlah lokasi pengungsian.

"Yang baru terpasang 90, menuju ke sini 200 tapi itu pun masih tetap kurang sehingga akan terus dihitung kekurangannya berapa dan terus akan dikirim," ucap Presiden.


Sedangkan terkait bantuan obat-obatan, Presiden memastikan telah terdistribusi dengan baik.

Saat memberikan keterangan kepada jurnalis ini Presiden tampak didampingi oleh Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono, Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto dan Gubernur Nusa Tenggara Barat Muhammad Zainul Majdi.

Menghidupkan Pariwisata

Menteri Pariwisata Arief Yahya pada hari ini memantau perkembangan terkini di Tim Crisis Center, Kemenpar. Rinjani, menurut Arief Yahya adalah salah satu destinasi alam yang menjadi andalan Lombok, NTB.

"Terima kasih, langkah percepatan recovery di kawasan Rinjani itu akan cepat menghidupkan pariwisata di sana," ungkap Menpar Arief Yahya.

Hari ini, Tim Crisis Center Kemenpar memastikan ke dermaga Gili Trawangan, Gili Air. Diperkirakan bakal cepat. "Saat ini bersama Yon Zipurmar sedang mempercepat berfungsinya dermaga pariwisata di teluk Nare," ujar Kadispar NTB Lalu M Faozal, yang melaporkan situasi terkini. (asa)