Ustaz Jufri dan Ebiet G Ade Ikut Berdoa untuk #LombokBangkit

Kemenpar, CNN Indonesia | Senin, 20/08/2018 16:36 WIB
Ustaz Jufri dan Ebiet G Ade Ikut Berdoa untuk #LombokBangkit Alunan musik Ebiet G Ade dalam acara doa bersama #LombokBangkit (Dok. Kementerian Pariwisata)
Lombok, CNN Indonesia -- Doa bersama untuk #LombokBangkit digelar di halaman Kantor Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB), Sabtu (18/8). Kegiatan ini diikuti ratusan orang dan berlangsung pukul 19.30-22.00 WITA.

Doa dan tausiyah untuk #LombokBangkit dipimpin oleh Ustaz Jufri Sahati. Menurutnya, doa dan zikir digelar sebagai bentuk motivasi kepada masyarakat yang sedang tertimpa musibah.

"Ini sebuah motivasi buat rakyat Lombok dan NTB. Sebagai bentuk kepedulian dari Dinas Pariwisata NTB dan Kementerian Pariwisata terhadap masyarakat yang tertimpa musibah. Musibah yang telah terjadi ini sudah kehendak Allah. Tinggal bagaimana kita mengintrospeksi diri serta bersinergi antara aparat dan masyarakat untuk membangun Lombok kembali," kata ustaz yang kerap tampil di layar kaca ini.


Acara doa bersama yang merupakan 'Opening Ceremony Bulan Pesona Lombok Sumbawa (BPLS) 2018' ini juga dihadiri Wakil Gubernur NTB H Muhammad Amin beserta para pejabat daerah. Hadir juga ratusan masyarakat dan juga tokoh agama serta tokoh masyarakat.
"Tujuan digelarnya doa bersama untuk #LombokBangkit ini adalah merupakan Opening Ceremony BPLS 2018 sekaligus acara tasyakuran Hari Ulang Tahun RI ke-73," ujar Muhammad Amin.

Amin menambahkan, BPLS 2018 menjadi titik awal kebangkitan NTB, juga untuk membangun solidaritas kebersamaan.

"Dengan event ini, kita akan bangkit. Tinggal kita tingkatkan kebersamaan, solidaritas kolektif semua unsur di daerah ini. Kita bangun kembali Lombok Barat dan Utara. Ayo, mari kita sukseskan juga BPLS 2018 ini," ajaknya.

Opening ceremony BPLS 2018 diakhiri dengan petikan gitar dan lengkingan suara emas penyanyi balada legendaris, Ebiet G Ade.

Ebiet membius penonton dengan tembang-tembang hits-nya seperti Elegi Esok Pagi, Lagu untuk Sebuah Nama, Camelia, Kecup Keningmu, Cintaku Kandas, Titip Rindu Buat Ayah, dan ditutup dengan lagu Berita Kepada Kawan.
Kabid Pemasaran Area II Regional III di Deputi Bidang Pemasaran I Kemenpar Hendry Noviardi mengatakan BPLS 2018 akan berlangsung hingga 23 September. Acara yang masuk Calendar of Event Kemenpar ini akan diisi berbagai kegiatan. Lokasinya tersebar di semua kabupaten dan kota di NTB.

"Berbagai atraksi dan hiburan akan disuguhkan, seperti Festival Kota Tua Ampenan, Festival Sembalun Hortikultura, dan nantinya akan ada closing ceremony yang dipusatkan di Gili Mas Lombok Barat. Tetapi karena Pulau Lombok masih dalam pemulihan pasca gempa, festival ini akan bersentuhan dengan recovery," terang Hendry.

Hal senada disampaikan Asisten Deputi Bidang Pemasaran I Regional III Kemenpar Ricky Fauzi. Ia pun berharap pariwisata Lombok dapat segera bangkit.

"Gempa yang melanda Lombok, telah membuat sejumlah infrastruktur rusak, tetapi sejumlah destinasi wisata masih terhindar dari gempa, sehingga masih aman untuk dikunjungi siapapun. Terlebih Pak Gubernur (TGH Zainul Madji) juga telah memastikan NTB saat ini aman dan beberapa kawasan wisata seperti Kuta Mandalika tidak terdampak gempa," kata Ricky.

Selain sejumlah destinasi, Lombok International Airport, Pelabuhan Laut Lembar, Sekotong dan banyak tempat lainnya di Lombok Selatan dan Lombok Barat aman dikunjungi.

"Jadi, NTB, terutama Lombok, Insya Allah, aman dikunjungi siapapun. Termasuk wisatawan, ayo datang dan saksikan Bulan Pesona Lombok Sumbawa," pungkasnya.

Menteri Pariwisata Arief Yahya juga optimis pariwisata Lombok akan segera pulih.

"Seluruh stakeholder pariwisata NTB sudah memperlihatkan kemampuannya saat bencana datang. Mereka bisa mengevakuasi wisatawan dengan baik. Sekarang, seluruh stakeholder harus bahu-membahu membangkitkan Lombok. Dengan apa yang telah mereka perlihatkan, saya yakin Lombok segera bangkit," papar Arief. (stu)