Beberapa Gili di Pulau Madura

CNN Indonesia, CNN Indonesia | Rabu, 22/08/2018 18:05 WIB
Beberapa Gili di Pulau Madura Ilustrasi (Foto: ANTARA FOTO/Ahmad Subaidi)
Jakarta, CNN Indonesia -- Hari Raya Iduladha sekilas tidak semeriah Idulfitri, dimana banyak orang yang dengan ikhlas menembus kemacetan dan jarak ratusan kilometer untuk bersilaturahim. Namun tradisi yang akrab disebut mudik ini rupanya tetap dilangsungkan saat Iduladha, khususnya bagi para warga Madura, Provinsi Jawa Timur.

Bagi warga Pulau Madura, tradisi mudik memang tidak dilakukan saat Idulfitri seperti warga di tempat lain, melainkan menjelang Iduladha. Tak heran jika jembatan Suramadu nampak padat menjelang Iduladha.

Biasanya setelah bersilaturahim, warga akan menghabiskan waktu ke beberapa tempat wisata di Madura. Lokasi yang akrab dengan aktivitas ziarah atau ketenaran di sosial media menjadi pilihannya.


Namun belum banyak orang tahu jika Madura memiliki beberapa pulau kecil, atau biasa disebut gili. Bahkan beberapa gili di Madura pun tidak kalah menarik jika dibandingkan tempat lainnya, terlebih tempat ini masih sepi dari sampah.

Berikut adalah beberapa gili yang ada di Madura yang bisa dikunjungi.

1. Gili Genting

Ada sebuah pantai di gili Genting yang kerap mejadi perbincangan di media sosial. Hal ini karena bentuknya yang menyerupai angka sembilan, sehingga pantai ini pun dinamakan pantai sembilan.

Selain pantai sembilan, yang menjadi atraksi utama di gili Genting, ada lagi pantai Kahuripan dengan bebatuan karangnya yang eksotis.

Air laut yang jernih, ditambah kealamian terumbu karang menjadi magnet bagi siapa pun yang ingin berlama-lama di pantai-pantai dili Genting.

Untuk menuju gili Genting, wisatawan harus memulai perjalan dari pelabuhan Tanjung Saronggi, Kabupaten Sumenep. Perjalanan ke Gili Genting memerlukan waktu sekitar 50 menit.

[Gambas:Instagram]

2. Gili Raja

Tak jauh dari Gili Genting, ada sebuah pulau kecil bernama Gili Raja. Pantai-pantai di tempat ini masih jauh dari campur tangan manusia.

Aktivitas seperti berenang dan snorkeling sangat menarik dilakukan di Gili Raja, karena lautnya cenderung masih alami dan memiliki banyak biota laut.

Mayoritas penduduk di kawasan Gili Raja bekerja sebagai nelayan, tak herna jika banyak kampung nelayan dan menu kuliner berbahan dasar ikan.

Jika tidak ingin bermalam di Gili Raja, sebaiknya kembali sebelum matahari terbenam. Karena pulau ini akan menjelma sebagai pulau tak berpenghuni saat penduduknya pergi melaut.

3. Gili Iyang

Banyak aktivitas seru yang bisa dilakukan di pulau ini, selain yang berkaitan dengan kegiatan bahari. Contohnya berjalan menyusuri pantai dan menjelajahi goa-goa perawan.

Gili Iyang mulai terkenal setelah ada pemberitaan terkait kadar oksigen yang tertinggi di dunia.

Pulau yang terletak di Kecamatan Dungkek ini dikabarkan memiliki kandungan oksigen terbaik di dunia setelah laut merah di yordania yang dengan kadar oksigen 19,5 persen sampai 20,5 persen.

Dari Pelabuhan Dungkek, Kabupaten Sumenep, wisatawan dapat menggunakan perahu motor dengan waktu penyeberangan sekitar 45 menit. Perahu penyeberangan beroperasi mulai dari pukul 10-14 WIB, tarifnya sekitar Rp10 ribu.


4. Gili Labak

Barangkali di antara beberapa gili yang ada di Madura, hanya gili Labak yang cukup tersohor.

Daya tarik utama gili Labak adalah keindahan alam bawah lautnya, karena menjadi rumah bagi terumbu karang dan biota laut lainnya.

Aktivitas snorkeling dan menyelam sangat cocok dilakukan di pulau yang luasnya hanya lima hektare ini. Pantai pasir putih, air laut yang jernih, dan ombak yang tenang menambah pesona gili Labak.

Untuk sampai di Gili Labak, wisatawan harus menggunakan perahu motor berkpasitas 15 penumpang dari pelabuhan Kalianget, Kabupaten Sumenep dengan waktu sekitar dua jam. Harga sewanya berkisar di angka Rp350 ribu, namun bisa berubah saat musim liburan tiba.


5. Pulau Kangenan

Pada dasarnya Pulau Kangean terdiri dari pulau-pulau kecil, posisinya berada di ujung timur Madura. Namun belum banyak orang ayng menyebutnya degan istiah kepulauan, mengingat tujuan utamanya hanyalah sebuah pulau.

Pulau yang memiliki pantai dengan hamparan pasir putih ini dihuni oleh penduduk yang cukup banyak. Namun pesonanya tidak tercampakkan, apalagi panorama bawah lautnya.

Banyak jenis karang eksotis dan biota laut yang cantik bemukim di sana. Tak heran jika banyak wisatawan mancanegara yang jauh-jauh datang ke pulau ini untuk melakukan hobi menyelamnya.

Untuk tiba di Pulau Kangean, wisatawan bisa menggunakan kapal cepat atau feri dari Pelabuhan Kalianget. Durasi untuk mencapai tempat ini dengan menggunakan kapal cepat adalah empat jam, sedangkan jika menggunakan feri bisa mencapai dua kalinya.

[Gambas:Instagram] (agr)