Kepulauan yang 'Dirahasiakan' Pemerintah Italia

CNN Indonesia, CNN Indonesia | Rabu, 29/08/2018 15:02 WIB
Kepulauan yang 'Dirahasiakan' Pemerintah Italia Kepulauan Montecristo di Italia. (Istockphoto/Crifaga)
Jakarta, CNN Indonesia -- Bukan restoran atau kelab malam. Tempat yang paling sulit dikunjungi di Italia ternyata sebuah pulau bernama Montecristo.

Kepulauan Montecristo merupakan gugusan tujuh pulau yang berada dalam perairan Tuscany.

Kepulauan ini memang sangat menarik untuk dikunjungi, apalagi setelah kisahnya menjadi latar belakang novel karangan Alexandre Dumas yang bertajuk 'The Count of Monte Cristo'.


Dalam novel tersebut, sang karakter utama, Edmond Dantès, dikisahkan mencari harta karun di Kepulauan Monte Cristo.

Hampir satu dekade pemerintah Italia menutup akses publik ke sejumlah pulau ini demi menjaga kelestarian alamnya.

Perahu yang datang pun dilarang membuang jangkar di sekitar perairannya.

Tertutupnya akses menuju Kepulauan Montecristo tentu saja membuat turis penasaran.

Dikutip dari Travel and Leisure, sebenarnya ada cara untuk datang ke sana, yakni saat jadwal berkunjung dibuka pemerintah Italia, yakni pada tanggal 1-5 April dan 31 Agustus-31 Oktober setiap tahunnya.

Pemerintah Italia membuka akses tersebut demi kelancaran penelitian yang berkaitan dengan alam.

Tapi tak semua orang bisa datang. Selama jadwal tersebut hanya 1.000 orang yang boleh datang per harinya.

Gereja kuno bersejarah di Kepulauan Montecristo. (Istockphoto/Sansa55)

Sebanyak 600-nya ditujukan untuk para pelajar atau peneliti dengan surat izin khusus.

Bagi yang ingin berkunjung, tidak ada salahnya untuk mendaftar ke situs resmi Balai Taman Nasional Tuscan Archipelago (https://www.islepark.it/).

Pengunjung bisa mendaftar dengan jumlah minimal 40 orang dalam satu grup.

Pendaftar tak diperkenankan datang seorang diri, karena faktor keamanan dan keselamatan.

Selain berenang atau surfing di pinggir Pantai Cala Maestra, pengunjung juga bisa menikmati kehidupan flora dan fauna yang dilindungi di Cagar Alam Montecristo atau menikmati taman dan museum di Royal Villa.

Jangan terlalu berharap bisa pendaftaran bisa langsung diterima, karena setiap tahunnya pemerintah Italia menerima ratusan ribu formulir yang dikirimkan oleh calon pengunjung dari seluruh dunia.

(ard)