Beberapa Vaksin Penting untuk Traveler

Tim, CNN Indonesia | Selasa, 18/09/2018 10:42 WIB
Beberapa Vaksin Penting untuk <i>Traveler </i> Ilustrasi. (Foto: REUTERS/Denis Balibouse)
Jakarta, CNN Indonesia -- Aktivitas bepergian, liburan, bertualang, traveling, vakansi, piknik, atau apapun namanya yang melibatkan diri dengan aktivitas bertemu dengan banyak orang di suatu tempat 'baru' memang sangat menyenangkan sekaligus membahayakan.

Hal itu menjadi membahayakan karena ancaman penyakit menjadi lebih besar ketika bertemu dengan orang dari berbagai negara. Tentu saja rencana bersenang-senang yang berujung pada kesengsaraan diiringi dengan tagihan yang tak kenal belas kasih, adalah mimpi buruk bagi banyak orang.

Untuk itu sebaiknya pertimbangkan untuk melakukan vaksin sebelum bepergian se tempat yang baru, khususnya di luar negeri. Satu hal yang perlu diingat, vaksin bukan hanya ditujukan untuk anak-anak tapi juga orang dewasa.



Vaksin adalah bahan antigenik yang digunakan untuk menghasilkan kekebalan aktif terhadap suatu penyakit, yang disebabkan oleh bakteri atau virus, sehingga dapat mencegah atau mengurangi pengaruh infeksi oleh organisme yang 'liar'.

Mengutip travel wire asia, vaksin bisa diberikan melalui beragam cara seperti suntikan, oral. Sejauh ini vaksin adalah cara terefektif untuk melawan dan memusnahkan penyakit infeksi, meskipun kekurangannya tetap ada.

Ada baiknya sebelum pergi ke sebuah negara, perhatikan wabah yang sedang melanda negara tersebut dan vaksin aa yang tepat untuk mencegahnya. Contohnya sebelum pergi ke Mekkah untuk melakukan ibadah haji biasanya para calon jamaah diwajibkan melakukan vaksinasi atau imunisasi meningitis, atau setiap orang yang pergi ke Afrika dan Amerika Selatan akan disarankan untuk melakukan imunisasi demam kuning.


Berikut adalah beberapa vaksin yang direkomendasikan untuk para traveler:
  • Hepatitis A
  • Hepatitis B
  • Hepatitis E
  • Cholera
  • Polio
  • Demam Tifoid
  • Tick-borne encephalitis
  • Meningitis
  • Tetanus
  • Demam Kuning
  • Rabies
  • Japanese encephalitis
Namun jika masih merasa was-was, sebaiknya cek situs resmi organisasi kesehatan dunia (WHO) untuk melihat wabah yang sedang melanda suatu daerah dan vaksin apa yang cocok untuk mencegahnya.

(agr/ard)