ULASAN FASHION

'Pesona' Kecerdasan Buatan ala Sapto Djojokartiko

Tim, CNN Indonesia | Senin, 24/09/2018 12:05 WIB
'Pesona' Kecerdasan Buatan ala Sapto Djojokartiko Peragaan busana koleksi Spring/Summer 2019 Sapto Djojokartiko. (CNN Indonesia/Safir Makki)
Jakarta, CNN Indonesia -- Peradaban anyar menjawab bahwa segala hal menjadi mungkin. Tanpa sadar, kecerdasan buatan telah menjadi 'teman' sehari-hari manusia di zaman kiwari.

Kecerdasan buatan tengah menikmati masa emasnya. Wacana itu jadi bahan perbincangan di hampir setiap sudut dunia. Ada yang terkesima, ada pula yang menganggapnya seperti 'hantu'.

Namun, di tangan Sapto Djojokartiko, wacana kecerdasan buatan menjelma kreativitas yang mempesona. Wacana itu mewarnai peragaan busana tunggalnya di Istora Senayan, Jakarta, pekan lalu.



Ada sekitar 70 tampilan busana pria dan wanita dalam koleksi Spring/Summer 2019 yang dipamerkan perancang asal Solo ini. Perpaduan jaket, kaus, celana, luaran, gaun, serta ragam aksesori itu berbaur dengan nuansa kecerdasan buatan di sepanjang peragaan.

Sapto menerjemahkan kecerdasan buatan itu dengan detail printed circuit board alias PCB, yang merupakan salah satu komponen penting dalam rangkaian elektronik. Tanpa PCB, rangkaian elektronik apa pun tak akan berjalan maksimal.

Koleksi yang dihadirkan Sapto mengeksekusi PCB dengan teknik bordir sulam dan penggabungan kain alias patchwork.

Peragaan busana koleksi Spring/Summer Sapto Djojokartiko.Peragaan busana koleksi Spring/Summer Sapto Djojokartiko. (CNN Indonesia/Safir Makki)

Hasilnya, alur rumit PCB itu muncul dalam setiap tampilan yang dipamerkan. Menampilkan kesan futuristik di sepanjang peragaan.

"Inspirasinya dari artificial intelligence," kata Sapto. Evolusi peradaban manusia dengan memanfaatkan teknologi dalam kehidupan sehari-hari menjadi kunci dari tema peragaannya kali ini.

Agar lebih kontemporer, Sapto meracik teknik itu dalam motif modern yang kental dengan unsur street style.

Palet warna-warna lembut seperti abu-abu, gading, dan hitam berpadu pada kain katun dan fleece. Gabungan warna dan kain ini memberikan sentuhan organik yang ingin ditonjolkan Sapto.

Peragaan busana koleksi Spring/Summer 2019 Sapto Djojokartiko.Peragaan busana koleksi Spring/Summer 2019 Sapto Djojokartiko. (CNN Indonesia/Safir Makki)

Salah satu yang berani dari koleksi kali ini adalah tulisan logo 'saptodjojokartiko' yang banyak tercetak di beberapa atasan. Cara ini dilakukan Sapto demi mengedepankan kesan 'jalanan' yang ingin dihadirkannya.

"Supaya orang lebih terbiasa dengan logo saptodjojokartiko, subliminalnya seperti itu. Awalnya ragu-ragu, seperti sok banget, tapi ternyata ada yang senang," ungkap Sapto.

Perayaan 10 Tahun Berkarya yang Tak Biasa

Peragaan busana Sapto kali ini terbilang tak biasa. Alih-alih menggelar di hotel mewah seperti peragaan kebanyakan, Sapto justru memilih Istora Senayan untuk peragaan tunggal pertama sepanjang kariernya.

Tak ada pula catwalk atau panggung mewah untuk para model yang berjalan memamerkan koleksi terbaru ini. Padahal, pagelaran ini sekaligus merayakan 10 tahun Sapto berkarya di industri mode Indonesia.


Alih-alih panggung catwalk yang megah, Sapto malah memanfaatkan balkon Istora Senayan di sisi selatan yang langsung berhadapan dengan matahari pagi.

"Sapto enggak mau di hotel, dia ingin sesuatu yang memorable dan historis, dipilihlah Istora yang ada di pusat kota dan mudah dijangkau," kata show director, Shadtoto Prasetio, dalam konferensi pers usai peragaan busana digelar.

Peragaan busana koleksi Spring/Summer 2019 Sapto Djojokartiko.Peragaan busana koleksi Spring/Summer 2019 Sapto Djojokartiko. (CNN Indonesia/Safir Makki)

Peragaan pun sengaja digelar tepat pukul 10.00 WIB demi cahaya yang sempurna dan agar para tamu undangan tidak kepanasan.

Awalnya, Sapto mengaku sempat khawatir sulit mengumpulkan tamu undangan di pagi hari, belum lagi acara fesyen yang biasanya berlangsung pada malam hari. Namun, kekhawatiran itu tak terwujud. Tamu undangan datang tepat waktu mengiri baris pertama. (ptj/asr)