Asian Games 2018 Mendatangkan 1,5 Juta Wisman ke Indonesia

Tim, CNN Indonesia | Senin, 01/10/2018 16:20 WIB
Asian Games 2018 Mendatangkan 1,5 Juta Wisman ke Indonesia Penonton menyaksikan Upacara Penutupan Asian Games ke 18, tahun 2018 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Minggu (2/9). (ANTARA FOTO/INASGOC/Afriadi Hikmal)
Jakarta, CNN Indonesia -- Badan Pusat Statistik (BPS) menyatakan bahwa jumlah wisatawan mancanegara (wisman) yang berkunjung ke Indonesia sepanjang bulan Agustus 2018 mengalami penurunan tipis sebesar 1,93 persen dari bulan sebelumnya.

Penurunan tetap terjadi meskipun pada bulan Agustus Indonesia sedang menjadi tuan rumah Asian Games.

Namun jika dibandingkan dengan tahun lalu kunjungan wisman ke Indonesia mengalami peningkatan sebesar 8,44 persen dari 1,39 juta kunjungan pada Agustus 2017, menjadi 1,51 juta kunjungan pada Agustus 2018.


"Penurunan tersebut terjadi karena musim liburan yang sudah berakhir di bulan Agustus," kata Kepala BPS Suhariyanto pada Senin (1/10).

"Meski terjadi penurunan, namun Asian Games tetap menyumbang jumlah kunjungan wisman ke Palembang," lanjutnya.

Kota Pempek menjadi penyumbang wisman terbanyak di bulan Agustus 2018. Bandara Intersional Sam Ratulangi, Sulawesi Utara, mengalami kenaikan yang signifikan sebesar 73,46 persen.

Sedangkan kenaikan paling kecil terjadi di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, yakni sebesar 6,65 persen.

Penurunan terbesar terjadi di Bandara Internasional Lombok yang mencapai 64,71 persen karena adanya bencana alam gempa bumi.

Jika dilihat secara kumulatif, sepanjang Januari hingga Agustus 2018, jumlah kunjungan wisman ke Indonesia mencapai 10,58 juta kunjungan, di mana angka itu alami kenaikan 12,30 persen jika dibandingkan pada periode yang sama di tahun sebelumnya yang hanya berjumlah 9,42 juta kunjungan.

Bukan hanya dari jumlah kedatangan wisman, Asian Games juga pengaruhi tingkat hunian kamar hotel yang alami peningkatan dari bulan Juli 2018 yang hanya 59,30 persen menjadi 60,01 persen pada Agustus 2018.

Rata-rata lama menginap tamu asing juga tercatat tinggi, yaitu selama 2,69 hari jika dibandingkan dengan rata-rata lama menginap tamu Indonesia yang hanya 1,75 hari.

"Kenaikan terjadi karena berbagai alasan, mulai dari pertandingan Asian Games dan kegiatan penunjang lainnya seperti promo wisata yang digelar hotel," kata Suhariyanto.

(mjs/ard)