Eight Festival 2018 Padukan Budaya Tradisional dan Modern

CNN Indonesia | Rabu, 03/10/2018 20:22 WIB
Eight Festival 2018 Padukan Budaya Tradisional dan Modern Menteri Pariwisata Arief Yahya. (Foto: Dok Kemenpar)
Jakarta, CNN Indonesia -- Makassar International Eight Festival (F8) akan kembali hadir dengan menampilkan perpaduan unsur budaya tradisional dan modern pada 10-14 Oktober mendatang di Pantai Losari.

Perpaduan budaya tersebut salah satunya melalui Fashion Section yang akan menampilkan Seni Lontara, Seni Batik Parang, Sunset Catwalk, dan Exotic Urban.

"Sajiannya akan sangat luar biasa. Perpaduan budaya lokal dan modern selalu mampu menarik minat wisatawan mancanegara. Ini juga yang akan disajikan dalam Festival Eight. Selain tentunya banyak kegiatan lain," kata Menteri Pariwisata Arief Yahya, dalam keterangan tertulis, Rabu (3/10).


Festival ini diberi nama F8 karena akan menampilkan 8 sajian utama yang semuanya berawalan dari huruf F, yaitu Fashion, Film, Food & Fruit, Folk, Flora & Fauna, Fine Arts, Fusion Music, serta Fiction Writers.


"Ini acara yang menarik. Super lengkap. Acara yang akan menyajikan berbagai macam kegiatan dalam satu rangkaian acara. Ada film, fesyen, kuliner, musik, dan masih banyak lagi," kata Arief.

F8 2018 merupakan penyelenggaraan festival yang ketiga kalinya, berawal dari 2016 lalu, dalam setiap perhelatan F8 ini selalu mendapatkan dukungan dan selalu ramai.

Keragaman Budaya dan Alam

F8 telah melalui tahapan kurasi, festival ini mencakup konsep keragaman budaya yang disajikan pada panggung spektakuler dengan latar belakang alam. Peserta mancanegara pun juga akan memeriahkan kegiatan ini.

"Festival Eight turut dihandalkan Makassar untuk mendatangkan wisatawan dalam jumlah besar. Oleh karena itu, sajian yang ditampilkan dalam festival ini melalui kurasi yang matang," paparnya.


Acara lain yang tidak bisa dilewatkan begitu saja adalah kuliner, yaitu pada Food & Fruit Section. Ini di antaranya adalah Phinisi Dining Experience, Waterfront Cafes, Traditional Food Vaganza, Seaside Marketplace, dan Waterfront Food Festival.

Ketua Tim Calendar of Event 2018 Kementerian Pariwisata, Esthy Reko Astuty menjelaskan, pelaksanaan F8 tahun ini harus lebih baik dari tahun kemarin. (egp/stu)