Sebelum 'Berburu' Barang Imitasi di Hong Kong

Tim , CNN Indonesia | Jumat, 02/11/2018 11:41 WIB
Sebelum 'Berburu' Barang Imitasi di Hong Kong Ilustrasi kota Hongkong. (Foto: REUTERS/Bobby Yip)
Jakarta, CNN Indonesia -- Hong Kong tak hanya sarat akan hiburan keluarga, dan lokasi wisata kuliner semata. Kawasan ini justru dikenal sebagai 'surganya' berbelanja barang imitasi.

Hampir semua barang bisa ditemukan imitasinya di Hong Kong, tentunya dengan harga yang jauh lebih murah.

Barang imitasi atau barang palsu, merupakan barang tiruan dari barang-barang mewah yang dijual dengan harga murah.


Wujudnya pun beragam mulai dari tas, sepatu, pakaian, jam tangan, dan perangkat elektronik.

Mengutip Trip Savvy, berikut adalah beberapa hal yang perlu diketahui sebelum berbelanja barang imitasi di Hong Kong.


Perhatikan kualitas barang

Berkaca pada harga 'miring' yang dipatok setiap barang, kualitas yang ditawarkan biasanya sangat jauh jika dibandingkan dengan kualitas barang aslinya.

Tampilannya pun banyak yang tak menyerupai barang aslinya.

Namun jika beruntung, barang imitasi yang terlihat realistis dan dengan kualitas yang memadai bisa saja ditemukan dengan penglihatan yang jeli.

Lokasi pasar imitasi

Jika ingin berburu barang imitasi di Hong Kong, wisatawan dapat berkunjung ke Ladies Market di Mongkok atau Temple Street Market.

Keduanya dibanjiri banyak penjaja barang imitasi mulai dari sepatu, tas, hingga jam tangan.


Meskipun tak dipajang secara terang-terangan, umumnya penjual akan mempromosikan barangnya kepada turis-turis yang berlalu lalang.

Jika tertarik, penjual akan membawa pembeli ke pinggir jalan pasar untuk melihat katalog barang yang ditawarkan.

Legalitas membeli barang imitasi

Ketika membeli barang imitasi, perlu diingat bahwa itu merupakan aksi ilegal. Namun, membeli barang palsu masih banyak dilakukan banyak orang di Hong Kong.

Hal tersebut karena tak banyak orang yang tertangkap membeli barang imitasi, dan hukumannya pun terbilang ringan.

Jika tertangkap tangan sedang membawa produk palsu oleh petugas, biasanya produk tersebut akan disita.

Namun, hal itu hanya berlaku jika produk yang didapat berjumlah sedikit. Jika dalam kuantitas besar, hukuman yang diberikan tentu akan jauh lebih berat.

(fey/agr)