Turis Asal Belanda Puji Keindahan Alam Wakatobi

Kemenpar, CNN Indonesia | Selasa, 13/11/2018 18:33 WIB
Turis Asal Belanda Puji Keindahan Alam Wakatobi Wakatobi Wonderful Festival and Expo (Wave 2018/Foto: Dok Kemenpar
Jakarta, CNN Indonesia -- Wisata alam yang dimiliki Wakatobi membuat turis asal Belanda memuji keindahannya saat Wakatobi Wonderful Festival and Expo (Wave 2018) resmi dibuka pada akhir pekan kemarin.

Dari ribuan wisatawan, hadir salah satu turis asal Belanda bernama Genk Addink dan istrinya Julia Addink. Keduanya memuji keindahan Wakatobi. Addink menyatakan dirinya sudah tiga kali berkunjung ke Wakatobi.


"Ini adalah ketiga kalinya saya ke Wakatobi. Bedanya, kali ini saya datang bertepatan dengan festival. Ini keren, karena saya bisa sekalian menikmati festival. Saya suka Wakatobi. Karena masyarakatnya ramah. Alamnya juga bagus," katanya seperti dikutip dari keterangan tertulis Kemenpar, Selasa (13/11).


Addink yang berprofesi sebagai akademikus itu menyatakan Wakatobi memiliki pemandangan yang alami dan memiliki air yang jernih.


"Wakatobi sangat natural. Seperti wajah Indonesia sesungguhnya. Sangat alami. Airnya juga sangat jernih dan segar. Saya senang sekali. Inilah yang saya ceritakan ke istri saya dan mengajak dia ke sini. Buat istri saya, ini adalah kesempatan pertamanya," katanya.

Isterinya, Julia Addink menegaskan Wakatobi adalah salah satu spot terbaik untuk menikmati snorkeling.

"Karang dan koral yang ada di lautnya sangat indah. Kita tidak perlu berenang terlalu dalam atau bahkan menyelam. Karena kita bisa menyaksikan itu di permukaannya," katanya.

Tempat Terbaik

Bahkan, menurutnya keindahan alam bawah laut Wakatobi merupakan salah satu tempat snorkeling terbaik yang pernah ia kunjungi.

Menteri Pariwisata Arief Yahya mengaku senang dengan pujian yang disampaikan wisatawan mancanegara tersebut. Menurutnya, komentar positif itu membuktikan pariwisata Indonesia sudah dikenal dunia. 

"Pariwisata Indonesia, khususnya Wakatobi, sudah memiliki reputasi dunia. Tugas kita adalah menjaga, melestarikannya," katanya. (egp/stu)