Pendakian Rinjani Jalur Desa Aik Berik Dibuka

CNN Indonesia | Rabu, 21/11/2018 02:22 WIB
Pendakian Rinjani Jalur Desa Aik Berik Dibuka Ilustrasi (Istockphoto/Zhnger)
Jakarta, CNN Indonesia -- Jalur pendakian ke Gunung Rinjani melewati Desa Aik Berik, Kecamatan Batukliang Utara Lombok Tengah (Loteng) secara resmi dibuka. Ini adalah satu dari empat jalur pendakian resmi di gunung tersebut.

"Atas ijin Pemerintah pusat jalur pendakian Gunung Rinjani wilayah Lombok Tengah ini resmi dibuka," ujar Bupati Loteng, H Moh Suhaili FT saat acara launcing tersebut di area Parkir Taman wisata air terjun Benang Stokel Desa Aik Berik, seperti dikutip dari siaran pers yang diterima CNNIndonesia.com, Senin (19/11).

Setelah gempa Lombok, empat jalur pendakian ke puncak Rinjani ditutup. Selain melalui Desa Aik Berik, pendaki bisa melalui tiga jalur lainnya yakni jalur pendakian Timbanuh, dan Sembalun di Kabupaten Lombok Timur, serta jalur pendakian di Senaru, Kabupaten Lombok Utara.


Namun, jalur pendakian di Kabupaten Lombok Timur dan Lombok Utara, masih ditutup karena kondisinya rusak berat akibat gempa bumi sehingga membahayakan keselamatan jiwa.

Pembukaan jalur pendakian sekaligus dirangkai dengan peluncuran program e-Rinjani oleh Bupati Lombok Tengah H. Suhaili FT, bersama dengan Kepala Balai Taman Nasional Gunung Rinjani (BTNGR) Sudiyono, di Aik Berik, Kecamatan Batukliang, Kabupaten Lombok Tengah.

Bupati Loteng H Moh Suhaili FT berharap dibukanya kembali jalur pendakian di Lombok Tengah ini bisa menggerakkan kembali ekonomi di wilayah itu.

"Peluang ini bisa menciptakan lapangan kerja masyarakat, sehingga bisa dijadikan tempat untuk mencari rizki," jelas Suhaili.

Untuk ke depannya, jalur pendakian di wilayah Lombok Tengah akan ada 5 titik yaitu Desa Karangsidmen, Desa Lantan, Desa Seteling, dan Desa Aik Bual. Jalur tersebut nantinya akan bertemu di satu titik batas wilayah Gunung Rinjani yang dikelola oleh TNGR.

"Jalur pendakian ini nanti yang terindah, ternyaman, dan termodern sedunia. Ini juga bisa jadi penyeimbang antara pengembangan pariwisata di selatan dengan di utara," pungkas Suhaili.

Lewat jalur pendakian di desa ini, para pendaki dapat menikmati obyek wisata seperti air terjun, padang savana, dan keindahan alam lainya. Pengelola juga melengkapi dengan fasilitas pendukung lainya seperti penunjuk arah, serta petugas pembawa barang dan pemandu. (eks/eks)