Gagal Jadi Pilot, Petani Bawang Putih Bangun Replika Pesawat

CNN Indonesia | Sabtu, 01/12/2018 17:01 WIB
Gagal Jadi Pilot, Petani Bawang Putih Bangun Replika Pesawat Petani bawang putih di China bangun replika pesawat. (AFP/STR)
Jakarta, CNN Indonesia -- Impian seorang petani bawang putih di China untuk menerbangkan pesawat harus kandas ditelan realita. Kendati tak bisa menjadi pilot, akhirnya petani bernama Zhu Yue itu memutuskan untuk membuat sendiri pesawat yang ingin ia terbangkan.
Replika skala penuh dari Airbus A320 karya Zhu Yue sekarang sudah hampir rampung. Pesawat ini berdiri di atas sepotong aspal yang dikelilingi ladang gandum di bagian timur laut China.

Karena keterbatasan usia, ia sadar bahwa impian untuk menerbangkan pesawat tak akan tercapai.

Zhu yang tak lulus sekolah menengah ini mulai menanam bawang sebelum pindah pekerjaan menjadi tukang las di sebuah pabrik di kota kecil Kaiyuan.


"Saya sudah mencapai usia paruh baya. Saya sadar bahwa saya memang tidak bisa membeli pesawat, namun saya bisa membuatnya sendiri," tutur Zhu seperti dikutip dari AFP pada Sabtu (1/12).

Berbekal tabungan lebih dari 2,6 juta yuan (sekitar Rp5,3 milyar), Zhu memulai proyek dengan inspirasi model mainan Airbus 320 yang berukuran seperdelapan ukuran aslinya.
Dalam menyelesaikan proyeknya, ia harus mengukur dimensi, mempelajari foto-foto dari internet dan perlahan membuat badan pesawat, sayap, kokpit, mesin hingga ekor pesawat.

Dengan ketekunan, kesabaran dan bantuan dari lima buruh yang sama-sama menggemari pesawat, proyek replika itu terus berjalan.

"Mereka (lima buruh yang membantu pembangunan replika) tak hanya menghasilkan uang, namun juga memenuhi impian seperti saya," tutur Zhu.

Kalau sudah rampung, pesawat ini akan dijadikan restoran. Menu makanan yang akan dihidangkan belum ditetapkan.



(fey/dea)