Karena keterbatasan usia, ia sadar bahwa impian untuk menerbangkan pesawat tak akan tercapai.
Zhu yang tak lulus sekolah menengah ini mulai menanam bawang sebelum pindah pekerjaan menjadi tukang las di sebuah pabrik di kota kecil Kaiyuan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Berbekal tabungan lebih dari 2,6 juta yuan (sekitar Rp5,3 milyar), Zhu memulai proyek dengan inspirasi model mainan Airbus 320 yang berukuran seperdelapan ukuran aslinya.
Dengan ketekunan, kesabaran dan bantuan dari lima buruh yang sama-sama menggemari pesawat, proyek replika itu terus berjalan.
"Mereka (lima buruh yang membantu pembangunan replika) tak hanya menghasilkan uang, namun juga memenuhi impian seperti saya," tutur Zhu.
Kalau sudah rampung, pesawat ini akan dijadikan restoran. Menu makanan yang akan dihidangkan belum ditetapkan.
(fey/dea)