Kemenpar Terus Dorong Promosi Pariwisata Danau Toba

Kemenpar, CNN Indonesia | Minggu, 02/12/2018 17:47 WIB
Kemenpar Terus Dorong Promosi Pariwisata Danau Toba Kemenpar terus mendorong promosi Danau Toba melalui Business Gathering Sales Mission Danau Toba yang diikuti 20 industri pariwisata 6 provinsi di Indonesia. (Dok. Detikcom)
Jakarta, CNN Indonesia -- Kementerian Pariwisata (Kemenpar) terus mendorong promosi Danau Toba melalui Business Gathering Sales Mission Danau Toba yang diikuti oleh 20 industri pariwisata dari 6 provinsi di Indonesia.

Acara yang digelar di Hotel Mercure Medan, Jumat (30/11) malam ini juga diikuti oleh agen dan operator perjalanan. Business gathering ini merupakan acara puncak dari Famtrip Promosi Destinasi Pariwisata Prioritas Danau Toba di Medan dan sekitarnya yang digelar 28 November-1 Desember 2018.

Asisten Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran I Regional I Kementerian Pariwisata (Kemenpar), Masruroh, mengatakan Kemenpar akan terus mendorong promosi Danau Toba.



"Danau Toba adalah destinasi prioritas di Indonesia. Jadi memang promosi harus terus kita lakukan karena ada target kunjungan wisatawan yang cukup banyak dari sini. Kita akan terus maksimalkan potensi Danau Toba," ujarnya dalam keterangan tertulis, Minggu (2/12).

Ia menegaskan atraksi Danau Toba harus dilengkapi, khususnya yang bersifat buatan manusia. Sebab, Danau Toba harus bersaing dengan daerah lain.

"Atraksi itu ada tiga, nature, culture, dan man made. Untuk alam, tidak perlu diragukan lagi. Danau Toba sudah memiliki reputasi yang mendunia. Begitu juga dengan budaya, siapa yang tidak kenal dengan budaya Batak. Yang harus kita genjot adalah man made. Jadi Danau Toba harus memastikan saat satu keluarga berwisata, atraksi buat anak-anak pun ada," jelasnya.

Sementara itu, Kepala Sub Bidang Pemasaran Area I Regional I Kemenpar, Alfin Merancia mengatakan Famtrip merupakan langkah awal untuk memperkenalkan Danau Toba ke agen dan operator perjalanan.

"Muaranya adalah misi penjualan. Kita berharap mereka bisa menjual lebih banyak paket ke Danau Toba, baik untuk wisatawan mancanegara maupun wisatawan nusantara," katanya.

Apalagi, lanjut Alfian, potensi mendatangkan wisatawan mancanegara dan nusantara sangat terbuka.

"Sebab sudah tidak ada masalah dengan akses. Ada penerbangan langsung ke Silangit yang dekat dengan Danau Toba, baik penerbangan domestik ataupun penerbangan internasional ke Malaysia," ujarnya.


Pada kesempatan yang berbeda, Menteri Pariwisata Arief Yahya turut mendukung promosi Danau Toba. Menurutnya, Danau Toba mempunyai potensi yang harus terus diperkenalkan.

"Danau Toba adalah salah satu destinasi terbaik yang dimiliki Indonesia dan menjadi destinasi prioritas. Karenanya, promosi harus terus kita lakukan. Kita ingin wisatawan yang datang juga semakin bertambah," katanya. (egp/stu)