Gaet Wisman Singapura, Kemenpar Dukung Bintan KasmaRun

Kemenpar & Moch Prima Fauzi, CNN Indonesia | Sabtu, 08/12/2018 18:49 WIB
Gaet Wisman Singapura, Kemenpar Dukung Bintan KasmaRun Ilustrasi lomba lari. (shutterstock)
Jakarta, CNN Indonesia -- Kementerian Pariwisata mendukung gelaran sport tourism Bintan KasmaRUN 2018 di Kepulauan Riau pada malam pergantian akhir tahun nanti.

Selain menggali potensi di daerah perbatasan, Bintan KasmaRUN 2018 juga digelar untuk menggaet turis mancanegara yang berasal dari Singapura pada akhir tahun baru nanti.

"Kami memberikan dukungan di acara ini sebagai usaha untuk terus menarik minat para Wisman di Singapura untuk nyeberang ke Bintan. Kami yakin ini berpotensi karena acaranya juga sangat menarik dan sudah ter-ekspose besar di Singapura," ujar Menteri Pariwisata Arief Yahya dalam keterangan tertulis, Sabtu (8/12/2018).




Dia mengatakan, event ini dikemas dengan semenarik mungkin dengan beragam kegiatan seperti bazar kuliner Nusantara, games dan beberapa penampilan lainnya. Di akhir acara peserta juga akan diajak menghitung mundur pergantian tahun baru 2019.

"Menariknya acara sport tourism ini digabung dengan ajang pergantian tahun baru. Jadi buat yang belum punya agenda tahun baruan bisa mengikuti acara ini sambil menikmati keindahan Bintan," imbuh Arief.

Peserta lari dibagi menjadi 3 kategori. Yaitu Single (#Lovemyself), Couple (#Loveyou), dan Family (#LoveFamily). Dalam perjalanan cinta ini, para peserta akan melewati beberapa zona. Zona tersebut adalah perwakilan dari benua 1st - Amerika, 2nd - Afrika, 3rd - Eropa, 4th - Australia dan 5th - Asia serta Last - Doorprize box.

"Panitia akan memberikan pelari dengan kaos yang bertuliskan status cinta mereka seperti #Lovemyself, #Loveyou, dan #Lovefamily. Selain itu, peserta juga mendapatkan pouch anti air, passlove, dan medali untuk mereka yang mencapai finis. Kita akan tebar branding pesona Indonesia dan Wonderful Indonesia juga di acara tersebut," ujar Plt Deputi Pengembangan Pemasaran I Pariwisata Kemenpar Ni Wayan Giri Adnyani.



Event ini ditargetkan dapat menggaet 1.000 peserta dari wisatawan nusantara maupun wisatawan mancanegara. Dijelaskan Giri, kegiatan semacam ini sudah digelar keempat kali dan selalu mendapat antusiasme masyarakat.

"Kegiatan seperti ini tidak hanya mengajak orang untuk hidup sehat, tetapi juga membuat mereka bahagia. Ekspektasi kami adalah bisa menciptakan senyum di wajah para peserta, karena keindahan Bintan dan uniknya acara," kata Giri.

Asisten Deputi Bidang Pemasaran I Regional I Masruroh menambahkan, acara crossborder sukses dilangsungkan di banyak area perbatasan di tanah air dalam 2 tahun terakhir. Untuk itu, Kemenpar bakal melanjutkan program tersebut di titik-titik lintas batas dengan negara tetangga.

"Tidak hanya di Great Batam-Bintan, Kita juga menggeber di Aruk, Kab Sambas, Kalbar yang berbatasan dengan Malaysia, Atambua NTT yang berdekatan dengan Timor Leste, Merauke dan Irian Jaya, Papua yang berimpitan dengan Papua Nugini," sebut Masruroh.

Dengan adanya event ini, lanjutnya, hotel-hotel di daerah yang dekat dengan Singapura itu selalu penuh dipesan. Homestay pun bermunculan lantaran hotel tak bisa lagi menampung wisatawan.

"Lagi-lagi sport tourism di crossborder sukses besar. Ada 1.600 kamar hotel di Lagoi Bai, semua akan terisi. Karena sering full, sekarang jadi muncul ladang bisnis baru berupa homestay. Ini yang sekarang sedang dikembangkan," pungkasnya. (mle/egp)