Peneliti Temukan Alat Pendeteksi Kanker dalam 10 Menit

CNN Indonesia | Rabu, 12/12/2018 16:47 WIB
Peneliti Temukan Alat Pendeteksi Kanker dalam 10 Menit Ilustrasi (PDPics/Pixabay)
Jakarta, CNN Indonesia -- Kanker merupakan penyakit mematikan yang sulit dideteksi dini. Dari sekian banyak jenis kanker yang menyerang tubuh, hanya ada beberapa kanker yang dapat dideteksi dini, seperti kanker payudara dan serviks.

Kondisi ini membuat kanker sering kali ditemukan saat sudah berada di stadium lanjut dan sulit diobati. Hal ini membuat peneliti Australia mencoba mengembangkan alat deteksi dini untuk segala jenis kanker.

Para peneliti dari University of Queensland itu mengembangkan tes mendeteksi keberadaan kanker di seluruh tubuh dalam kurun waktu 10 menit saja.



Alat deteksi kanker ini berangkat dari temuan peneliti yang mendapati bahwa kanker membentuk struktur unik saat ditempatkan di air. Tes ini bekerja dengan mengidentifikasi keberadaan struktur itu.

"Kami menemukan bahwa molekul DNA kanker membentuk struktur nano 3D yang sepenuhnya berbeda dari DNA sirkulasi normal. Ini adalah terobosan yang telah memungkinkan pendekatan baru untuk mendeteksi kanker non-invasif di semua jenis jaringan termasuk darah," kata peneliti Professor Matt Trau dalam sebuah pernyataan dikutip dari CNN.

Peneliti lalu menciptakan perangkat pendeteksi yang murah dan tersambung ke telepon seluler.


Alat ini sudah menjalani serangkaian tes pada 200 jaringan dan sampel darah untuk mendeteksi sel kanker dengan akurasi 90 persen. Alat ini berhasil mendeteksi kanker payudara, prostat, usus, dan limfoma.

"Menggunakan mikroskop resolusi tinggi, kami melihat bahwa fragmen DNA kanker diubah menjadi struktur tiga dimensi dalam air. Ini berbeda dengan apa yang kita lihat dengan DNA jaringan normal di dalam air," kata Trau dalam artikel akademik di The Conversation.

Kini, alat ini rencana akan melakukan uji klinis besar-besaran pada manusia, sebelum dapat digunakan secara luas. (ptj/asr)