Iming-iming Tiket Murah, Turis Nyaris Jadi Kurir Narkoba

AFP, CNN Indonesia | Rabu, 12/12/2018 20:35 WIB
Iming-iming Tiket Murah, Turis Nyaris Jadi Kurir Narkoba Ilustrasi crystal meth (shabu-shabu). (Istockphoto/Sergii_Trofymchuk)
Jakarta, CNN Indonesia -- Jangan langsung percaya jika ada tawaran berwisata murah atau dititipi barang bawaan dari seseorang yang belum dikenal. Pasalnya belum ini ramai diberitakan bahwa sepasang turis Jepang mengalami penipuan yang hampir berujung pada penjara.

Dikutip dari AFP pada Rabu (12/1), sepasang turis asal Jepang diketahui membawa barang titipan berupa narkoba berjenis crystal meth (shabu-shabu) yang berasal dari pria Iran yang menawari mereka paket wisata murah.

Dalam laporannya ke pihak Kedutaan Besar Jepang di Thailand dan Kepolisian Thailand, sepasang turis itu mengaku ditawari paket wisata murah ke Thailand, Shanghai dan Frankfurt.


Saat hendak berangkat dari Thailand ke Shanghai, sang pria menitipi mereka koper berisi baju.

Sebelum berangkat ke bandara, salah satu turis mengecek kondisi koper titipan itu. Saat barang bawaannya diraba, ia merasa kalau ada sesuatu yang aneh dari bahan baju itu.

Tak pikir panjang ia lalu mengabarkan hal yang dialaminya kepada Kedutaan Besar Jepang di Thailand, yang langsung menghubungi Kepolisian Thailand.

Setelah diselidiki, ternyata baju-baju yang ada dalam koper titipan itu sudah dilumuri oleh bahan baku shabu-shabu.

Secara total terdapat 2,2 kilogram cairan shabu-shabu yang terdapat dalam baju dalam koper titipan tersebut.

Thailand dikunjungi 35 juta turis setiap tahunnya. Tak sedikit yang akhirnya berurusan dengan kepolisian karena kasus peredaran narkoba. Tapi banyak pula yang mengalami kasus penipuan berkedok wisata murah.

"Ini adalah metode yang belum pernah dilakukan sebelumnya, memikat wisatawan untuk menjual obat-obatan terlarang ke luar negeri," kata Kepala Imigrasi Thailand, Itthipol Itthisarnronnachai.

Narkoba jenis shabu-shabu sangat laku di Thailand. Saat ini pemerintah dan pihak berwajib terus melakukan penertiban atas zat yang dapat merusak badan hingga mematikan itu.

Kepolisan Thailand mengatakan kalau pria Iran telah ditangkap setelah menjemput koper dari turis Jepang, yang mengatakan kalau mereka ingin membatalkan perjalanan karena sakit.

Di apartemen sang pelaku polisi menemukan 10 kilogram bahan baku shabu-shabu dan lusinan baju yang sudah dilumuri bahan baku shabu-shabu.

"Kami akan menyelidiki lebih lanjut kasus ini dan memberantas jaringannya yang berada di Thailand dan Jepang," kata Itthipol.

(agr/ard)