Usai Dijarah dan Dirusak, Arc de Triomphe Dibuka Kembali

AFP, CNN Indonesia | Rabu, 12/12/2018 20:12 WIB
Usai Dijarah dan Dirusak, Arc de Triomphe Dibuka Kembali Suasana aksi demo rompi kuning di Paris, Prancis, pada 8 Desember 2018. (REUTERS/Christian Hartmann)
Jakarta, CNN Indonesia -- Nama Arc de Triomphe jadi perbincangan dunia ketika monumen bersejarah itu menjadi saksi bisu aksi demo yang berujung kerusuhan oleh kelompok rompi kuning di Paris, Perancis, pada akhir pekan kemarin.

Setelah aksi berlalu, monumen indah itu nyaris rusak karena ulah pembakaran dan coretan yang dilakukan pendemo.

Namun usai dilakukan perbaikan, Arc de Triomphe yang berdiri di atas jalan Champs-Elysees resmi dibuka kembali pada Rabu (12/12).


Bukan cuma dinding, para pendemo juga merusak bagian dalam monumen yang berisi makam dan museum untuk mengenang prajurit Prancis yang gugur di medan perang.

Para pendemo merangsek masuk ke dalam monumen dan menghancurkan benda bersejarah yang terpajang di dalamnya, termasuk sejumlah patung dan medali berharga.

Mereka juga memadamkan api abadi yang selama ini dinyalakan demi mengenang semangat hidup para prajurit yang sudah merelakan nyawanya membela Prancis.

Tak cuma di dalam monumen, para pendemo juga nekat memanjat dinding untuk berdiri di atas Arc de Triomphe.

"Semua jaringan dan peralatan penting untuk keamanan monumen telah dipulihkan dan diperbaiki," kata badan pengawas monumen bersejarah Prancis seperti yang dikutip dari AFP.

"Beberapa furnitur, terutama di toko suvenir dan perpustakaan, telah diperbaiki sementara menunggu pengadaan barang yang baru," tambahnya.

Disebutkan juga bahwa aksi rompi kuning di Arc de Triomphe diperkirakan telah memberi kerugian ratuan ribu euro.

Sebanyak 13 orang telah ditangkap dengan tuduhan aksi penjarahan dan kerusuhan dalam demo rompi kuning akhir pekan kemarin.

Hingga saat ini pihak berwajib masih melakukan pencarian terhadap sejumlah pendemo yang masih buron.

(ard)