Menggapai Portugal dari Khatulistiwa

CNN Indonesia | Kamis, 13/12/2018 12:39 WIB
Menggapai Portugal dari Khatulistiwa Sebuah kastil di Portugal. (Foto: AFP PHOTO / PATRICIA DE MELO MOREIRA)
Jakarta, CNN Indonesia -- Portugal merupakan sebuah negara di Eropa bagian barat daya, yang berbatasan dengan Spanyol di sebelah utara, dan timur. Sedangkan di sebelah barat dan selatan, Portugal berbatasan dengan Samudra Atlantik.

Negara ini adalah salah satu pelopor penjelajahan sekaligus penjajahan dalam sejarah peradaban dunia, Indonesia adalah salah satu bekas negara jajahan Portugal di abad 14-15.

Karena pernah memimpin pejelajahan di dunia, tak heran jika peradaban di Portugal tergolong modern. Banyak bangunan di Portugal yang menjelma sebagai monumen modernitas di eranya.


Namun tak hanya bangunan kuno saja, negeri yang menjadi tuan rumah para pesepakbola legendaris dunia mulai dari Eusebio hingga Christiano Ronaldo ini, rupanya diberkahi beragam destinasi wisata yang membuat banyak orang jatuh hati.

Belum lama ini, Portugal 'diganjar' beberapa penghargaan dalam ajang World Travel Awards (WTA) 2018 yang berperan layaknya Oscar di sektor pariwisata.

Dalam acara yang sudah berumur 25 tahun ini, Portugal terpilih sebagai pemenang dalam kategori World's Leading Destination.

Tak berhenti di situ, Portugal juga mengamankan dua kategori lain dalam WTA 2018 yaitu Madeira untuk kategori World's Leading Island Destination, dan Turismo de Portugal untuk kategori World's Leading Tourist Board.

Objek wisata yang bisa dikunjungi saat berada di Portugal tergolong cukup beragam, mulai dari kawasan pesisir, hutan, hingga kawasan kota tua.

Salah satu kawasan yang kerap menjadi tujuan para wisatawan bernama Sintra. Kota ini memiliki situs warisan dunia UNESCO, yaitu sebuah kastil bernama Palacio National da Pena.

[Gambas:Instagram]

Kota ini pun terkenal akan atmosfer dan suasananya yang romantis karena terdapat bangunan-bangunan cantik yang desain

Bangunan di kawasan ini didominasi oleh kastil yang mengombinasikan gaya Neo-Renaissance, Neo-Manueline, Neo-Islamic, dan Neo-Gothic. Perpaduan ini mampu membuat siapapun berdecak kagum.

Spot lainnya yang bisa ditemukan di kawasan kasti adalah terowongan yang menjadi penghubung sejumlah tempat di kastil, dan juga sebuah danau menawan.

Selain Sintra, masih ada banyak tempat lainnya seperti Lisbon Oceanarium bagi para pecinta satwa laut, Madeira untuk para pendaki gunung, Nazare untuk surfer bernyali besar, hingga Azores yang ditujukan untuk para pemuja ketenangan di sebuah pulau.

[Gambas:Instagram]

Menuju Portugal

Sebagai warga negara Indonesia, diperlukan beberapa syarat untuk bisa menikmati Portugal. Salah satu syarat utamanya adalah memiliki Visa Schengen.

Untuk membuat visa Schengen, biayanya dibagi berdasarkan beberapa kriteria. Untuk masa tinggal maksimal 90 hari ditetapkan sebesar 60 Euro atau sekitar Rp988 ribu (usia di atas 12 tahun), dan 35 Euro atau sekitar Rp576 ribu (usia 6-12 tahun). Sedangkan untuk usia di bawah 6 tahun tidak dikenakan biaya.

Idealnya permohonan masa tinggal untuk visa schengen Eropa untuk kunjungan singkat adalah tiga bulan (maksimal), tetapi boleh saja jika minta di bawah itu. Namun usahakan mengajukan visa schengen minimal dua pekan sebelum keberangkatan.

Hasil keputusan visa disetujui atau ditolak dalam dua hari kerja setelah dokumen-dokumen yang diperlukan diberikan ke kedutaan.

Biaya tiket pesawat roundtrip ke Portugal, berdasarkan pantauan CNNIndonesia.com di situs google flights, berkisar antara Rp11,3 juta dan Rp21,6 juta untuk periode penerbangan bulan Maret dan April 2019 atau sesaat sebelum high session datang.

Namun jika ingin merasakan gelora dan gegap gempita di Portugal, maka datanglah saat musim panas atau high session. Beragam festival diselenggarakan untuk para pecandu pesta dari seluruh dunia, seperti Paredes de Coura, Vilar de Mouros, dan Festival do Sudoeste.

[Gambas:Instagram] (agr)