Gobustan, Tempat Bebatuan Bisa Bernyanyi

CNN Indonesia | Senin, 17/12/2018 18:32 WIB
Gobustan, Tempat Bebatuan Bisa Bernyanyi Bebatuan di Gobustan. (Foto: Istockphoto/Madzia71)
Jakarta, CNN Indonesia -- Gobustan, sebuah kawasan di timur Azerbaijan, adalah tanah di mana bebatuan sungai bersemayam. Keberadaan bebatuan sungai yang berada di tempat ini tidaklah mengherankan, karena sekitar 40 ribu tahun yang lalu tempat ini memang kawasan hijau yang dialiri oleh sungai.

Mengutip CNN Travel, pada era sesudah zaman es para masyarakat pengembara dari belahan dunia timur dan barat bertemu dan bermukim di dalam gua. Peradaban baru ini berlangsung dari generasi ke generasi, salah satunya adalah di Gobustan.

Hal inilah yang menyebabkan ditemukan banyak gua, dan lukisan dinding gua di Gobustan. Dengan kata lain, Gobustan adalah museum alam yang membentang seluas 537 hektare.


Lukisan dan pahatan dinding gua, atau yang dikenal sebagai petroglyph, di kawasan Gobustan berjumlah lebih dari 6.000 buah.

"Petroglyph adalah kesenian paling kuno dalam sejarah peradaban manusia," ujar seorang peneliti the reserve, Rehman Abdullayev.

"Pada zaman tersebut ada beberapa aspek kesenian yang terkoneksi dengan peradaban, seperti musik, tarian, hingga lukisan. Namun yang tersisa hingga hari ini hanyalah petroglyph."

Menurutnya selama ribuan tahun masyarakat zaman itu hidup dalam pola ritual dan aspek religius yang masif. Ragam kesenian itu merupakan salah satu hasil atau prosesi yang mengiringi aspek tersebut.

Selain petroglyph, di Gobustan juga memiliki taman yang memiliki bebatuan bernyanyi. Salah satunya dikenal dengan nama Gaval Dash atau yang berarti batu tamborin.

Gaval dash adalah batu datar yang memiliki panjang sekitar dua meter. Batu ini mampu menghasilkan bebunyian jika diketuk dengan batu berukuran lebih kecil, sepintas suara yang dihasilkan batu ini menyerupai bunyi tamborin.

Bebunyian 'ajaib' ini berasal dari lubang-lubang kecil di dalam batu yang beresonansi, saat diketuk. Hal ini menyebabkan banyak orang takjub, dan berduyun-duyun menyambangi tempat ini.

(agr)