Agen Travel Berkumpul Susun Strategi Promosikan Batam

Kemenpar, CNN Indonesia | Senin, 24/12/2018 18:46 WIB
Agen Travel Berkumpul Susun Strategi Promosikan Batam Gabungan Industri Pariwisata Indonesia (GIPI) Kepulauan Riau bersama pemerintah daerah setempat menggelar 'Kick Off 4 Juta Wisman'. (Foto: kemenpar)
Jakarta, CNN Indonesia -- Gabungan Industri Pariwisata Indonesia (GIPI) Kepulauan Riau bersama pemerintah daerah setempat menggelar 'Kick Off 4 Juta Wisman' dengan tema yang diangkat 'Merajut Jaring Pariwisata'.

Perhelatan ini guna membuat kawasan Batam semakin kencang untuk menggaet banyak wisatawa mancanegara.

"Ini sebuah pekerjaan yang hebat. Sebuah sinergi yang luar biasa. Indonesia Incorporated tercipta untuk kemajuan pariwisata Batam. Ini akan memudahkan seluruh stake holder pariwisata untuk mendatangkan dan merangkul wisatawan mancanegara," papar Ketua GIPI Kepulauan Riau Tupa Simanjuntak, dalam keterangan tertulis, Senin (24/12).



Kegiatan ini dipusatkan di Mega Wisata Ocarina Batam, pada hari Sabtu (22/12). Acara tersebut digelar dengan tajuk Dukungan Promosi Wonderful Indonesia Melalui Budaya Nusantara.

Oleh sebab itu, Tupa juga berterima kasih kepada Kementerian Pariwisata dan pemerintah daerah atas dukungannya. Menurutnya, dukungan tersebut sangat penting untuk merealisasikan target yang telah ditetapkan. 

Menurut Kabid Area II Regional I Kementerian Pariwisata, Kiagoos Irvan Faisal, Kementerian Pariwisata akan selalu memberikan dukungan bagi kemajuan Kepri dan Batam. Terlebih, Batam berada di area perbatasan yang merupakan area perbatasan dekat dengan dua negara tetangga, yaitu Malaysia dan Singapura.


Irvan menambahkan, kegiatan ini memang digagas dengan tujuan untuk mempromosikan pariwisata Kota Batam. Dengan cara melalui keanekaragaman budaya Nusantara, dan kekayaan kuliner khas Kepulauan Riau.

"Batam atau Kepulauan Riau adalah daerah unggulan untuk mendatangkan wisatawan mancanegara dari Malaysia dan Singapura. Batam punya segalanya. Selain lokasinya dekat dari Malaysia dan Singapura, di Batam para wisman juga bisa mendapatkan kesempatan menikmati wisata belanja, kuliner, alam, budaya," katanya.

Naik 100 Persen

Kepala Dinas Pariwisata Kepulauan Riau (Kepri) Boeralimar, menyatakan hal serupa. Menurutnya, kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) 2018 ke Kepri sudah lebih dari target. Oleh karena itu, pada 2019 target itu akan dinaikkan 100 persen menjadi 4 juta wisman.

"Menggarap potensi Batam jelas tidak mungkin dilakukan sendiri-sendiri. Butuh semangat Indonesia Incorporated, bekerja bahu membahu. Termasuk asosiasi pariwisata, harus ikut andil dalam program ini. Tujuannya untuk kemajuan pariwisata Batam dan Kepri," katanya.

Menteri Pariwisata Arief Yahya menegaskan, Kemenpar akan meningkatkan potensi pariwisata perbatasan (cross border tourism) pada 2019. Ini sebagai upaya tercapainya target kunjungan 20 juta wisman dan 275 juta wisnus.

"Batam memiliki kekuatan budaya dan ragam kuliner yang bisa di-create menjadi daya tarik. Upaya lain yang bisa dilakukan untuk menarik wisman adalah dngan menghadirkan event-event besar berskala nasional ataupun internasional," tandas Menteri asal Banyuwangi itu.

GIPI Kepri yang dikukuhkan pada Oktober 2018 meliputi 15 asosiasi yang tergabung di dalamnya. Di antaraya adalah PHRI, HPI, ASPPI, ASITA, ICA, ASPABRI, APJII, IHKA, dan Pokdarwis. (mle/egp)