Menpar Sebut Tol Trans Jawa Angkat Potensi Kuliner Lokal

Kemenpar, CNN Indonesia | Sabtu, 22/12/2018 20:33 WIB
Menpar Sebut Tol Trans Jawa Angkat Potensi Kuliner Lokal Menteri Pariwisata Arief Yahya. (Dok. Kemenpar)
Jakarta, CNN Indonesia -- Menteri Pariwisata Arief Yahya mengatakan peresmian Tol Trans Jawa oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) bisa mengangkat potensi kuliner lokal di sekitar area tol tersebut.

"Salah satu kekuatan pariwisata adalah kuliner. Wisatawan datang ke satu tempat untuk mencari kuliner. Selain tentunya menikmati budaya, juga shopping. Dan kehadiran tol baru ini mampu mengangkat potensi kuliner lokal. Itu sungguh luar biasa," kata Arief dalam keterangan tertulis, Sabtu (22/12).

Tol Trans Jawa tercatat memiliki panjang lebih kurang 1.000 km, melanjutkan jalan-jalan tol yang sekarang sudah ada. Kota-kota yang dilalui oleh Tol Trans Jawa antara lain Jakarta, Cikampek, Purwakarta, Cirebon, Pejagan, Pemalang, Batang, Semarang, Solo, Ngawi, Nganjuk, Mojokerto, dan Surabaya.


Di sepanjang Tol Trans Jawa, tersimpan banyak kekayaan kuliner dengan cita rasa yang khas di setiap daerah. Misalnya di Cirebon ada empal gentong dan nasi jamblang, di Brebes ada sate blengong dan kupat glabed, di Pemalang ada nasi gromyang dan sate loso, serta di Surabaya ada rawon kalkulator.

Sebagaimana diketahui, tol tersebut diresmikan Jokowi beberapa waktu lalu. Saat ditemani sang istri Jokowi dan rombongan mencoba Jalan Tol Trans Jawa. Jokowi membuat vlog saat singgah di Rest Area KM 597 bersama rombongannya.

Dalam vlognya Jokowi tampak gembira melihat suasana rest area yang didesain sedemikian rupa. Rest area tampak modern dengan kios-kios yang berjajar rapi di salah satu sisi. Dari deretan bangku pengunjung, orang bisa melihat apa saja yang dijual di kios-kios tersebut.

"Yang saya senang dari rest area ini, dijual brand-brand lokal dan makanan yang enak-enak. Ada sate Ponorogo, pecel Madiun, roti bluder cokro, dan karak," ujar Jokowi.


Apa yang disebutkan Jokowi hanya sebagian kecil dari produk yang dijual pedagang di rest area tersebut. Tak hanya makanan, di sana juga ada aneka minuman, termasuk kopi.

Bagi yang dompetnya menipis, tersedia pula mesin ATM untuk penarikan uang tunai. Semua sudah diantisipasi demi kenyamanan masyarakat yang ingin melepas lelah di rest area.

Yang jelas, keberadaan fasilitas Jalan Tol Trans Jawa ini sangat bermanfaat bagi para pengendara untuk sejenak beristirahat.

Pada kesempatan itu, Jokowi juga menyempatkan diri berinteraksi dengan para pedagang. Mereka pun mengaku gembira dengan adanya jalan tol, sebab, akses jalan ke luar daerah menjadi cepat. Selain itu, dari segi ekonomi pun cukup menguntungkan. Setidaknya mereka mempunyai pekerjaan baru dengan berjualan makanan di sana.

"Alhamdulillah dagangan laris. Penghasilan keluarga pun bertambah dengan adanya jalan tol," kata salah seorang pedagang yang ditanya soal usahanya.

Seperti diketahui Jokowi dan rombongan berangkat dari Surabaya ke Jakarta. Rombongan berhenti di rest area KM 597 Kabupaten Magetan pada Jumat (21/12/2018).

Jokowi berharap semua rest area yang ada di sepanjang Jalan Tol Trans Jawa bisa diisi produk atau brand-brand lokal. Ia meyakinkan semua makanan yang dijual pedagang memiliki sensasi rasa yang enak, baik makanan berat maupun camilannya.

Sebagai informasi, Jalan Tol Trans Jawa adalah jaringan jalan tol yang menghubungkan kota-kota di Pulau Jawa. Jalan tol ini menghubungkan dua kota terbesar di Indonesia, yakni Jakarta dan Surabaya.

(prf/vws)