8 Tips Wisata Hemat ke Luar Negeri

CNN Indonesia | Rabu, 26/12/2018 19:48 WIB
8 Tips Wisata Hemat ke Luar Negeri Ilustrasi. (Foto: Dok. Tujuh Bintang Sinema)
Jakarta, CNN Indonesia -- Banyak yang mengatakan jika berwisata ke luar negeri adalah sebuah pemborosan. Belum lagi ditambah hal-hal yang terdengar menyebalkan lainnya, seperti durasi penerbangan yang lama, musim yang kurang ramah, atau menu makanan yang tidak sesuai dengan selera.

Namun jika lebih cerdas dalam merencanakan perjalanan, sebenarnya banyak cara yang bisa dilakukan untuk lebih hemat saat bepergian ke luar negeri. Kuncinya hanyalah mengetahui apa yang benar-benar dibutuhkan.

Mengutip Outside Online, berikut adalah delapan cara menghemat biaya liburan ke luar negeri.


1. Uang tunai adalah kunci

Menukar mata uang adalah cara yang harus dilakukan untuk menghemat biaya perjalanan, khususnya saat makan atau belanja.

Namun perlu diperhatikan, sebelum pergi ke luar negeri pastikan menukar mata uang yang lebih 'berharga' ketimbang mata uang negara tujuan.

2. Gunakan transportasi umum

Bukan rahasia jika transportasi umum jauh lebih murah ketimbang sewa kendaraan atau naik taksi.

Tugas setiap wisatawan hanya perlu memahami jalur transportasi umum, dan jangan ragu bertanya dengan warga setempat.

3. Jangan menghamburkan waktu untuk kegiatan yang kurang penting

Konsekuensi dari melakukan kegiatan bersenang-senang adalah mengeluarkan uang.

Untuk itu salah satu cara berhemat adalah jangan membuang waktu dengan melakukan kegiatan yang kurang penting.

4. Berburu diskon dadakan

Salah satu cara terbaik dalam memanfaatkan jaringan internet adalah berburu momen diskon dadakan.

Jika mengaku wisatawan sejati, maka jangan pernah lengah untuk memantau diskon dadakan yang terkait kegiatan wisata.

5. Harus rajin

Layaknya berburu diskon dadakan, kunci utama untuk membuat perjalanan lebih murah adalah harus rajin.

Keahlian utama yang harus dimiliki wisatawan adalah rajin membandingkan harga agar pengeluaran bisa terkontrol.

6. Pesan penginapan langsung

Meskipun sekarang sudah zaman pesan apapun secara daring, namun aktivitas tawar menawar tetap bisa dilakukan jika ada interaksi secara langsung.

Itu sebabnya menelpon penginapan adalah cara terbaik untuk melakukan negosiasi terkait harga.

7. Pertimbangkan membuat kartu kredit baru

Salah satu pertimbangan saat membuat kartu kredit adalah kebutuhan utama dari si pemegang kartu. Jika suatu saat kebutuhan wisata lebih dominan ketimbang belanja atau lainnya, maka ada baiknya membuat kartu kredit yang memfasilitasi kebutuhan tersebut.

8. Jangan terlalu kaku

Terburu-buru dalam setiap perjalanan adalah musuh utama yang perlu dienyahkan.

Hal ini bukan berarti tidak patuh terhadap rencana perjalanan, namun jangan terlalu kaku jika semuanya tidak berjalan sesuai rencana. Menyiapkan rencana B-Z adalah hal yang harus dilakukan, jika rencana A gagal total.

(agr/ard)