Malang Strudel Carnival Targetkan 10 Ribu Pengunjung

Kemenpar, CNN Indonesia | Senin, 31/12/2018 19:40 WIB
Malang Strudel Carnival Targetkan 10 Ribu Pengunjung Malang Strudel Carnival digelar dalam menyambut ulang tahun yang ke-4 dengan melibatkan semua pihak. (Foto: Kemenpar)
Jakarta, CNN Indonesia -- Menyambut ulang tahun ke-4, Malang Strudel menggelar Malang Strudel Carnival. Acara itu melibatkan semua pihak, mulai dari klien, UMKM, pelanggan, dan juga warga Malang Raya dengan target 10 ribu pengunjung.

Pemilik Malang Strudel Teuku Wisnu, menyatakan usahanya akan mendukung Malang sebagai destinasi wisata.

"Misi utama Malang Strudel adalah fokus memperkenalkan Malang sebagai destinasi pariwisata. Semakin dikenal, kunjungan wisatawa ke Malang juga meningkat. Usaha Malang Strudel pun bisa ikut berkembang. Kita mengharapkan keberkahan dari majunya pariwisata Malang," papar Teuku Wisnu, diamini CEO Malang Strudel Donny Kris Puryono, dalam keterangan tertulis, Senin (31/12/).



Sejak diluncurkan pada 24 Desember 2014, Malang Strudel telah menjadi salah satu oleh-oleh yang banyak diminati di Malang. Didirikan oleh artis Teuku Wisnu, produk oleh-oleh ini menjelma menjadi pilihan wajib wisatawan yang berkunjung ke Malang.

Malang Strudel Carnival digelar sebagai bentuk apresiasi bagi pelanggan. Acara ini diselenggarakan dalam rangka mewadahi dan mengajak pelaku wisata, pelaku UMKM, dan komunitas se-Malang Raya. 


Malang Strudel Carnival tahun ini menghadirkan serangkaian acara, antara lain kompetisi makanan, bincang-bincang pariwisata di era digital dan milenial. Selain itu juga ada bedah film, senam fantasi, pentas musik band, hingga tausiah.

Di samping itu, ada 100 tenant yang didirikan yang terdiri dari kuliner, UMKM, wisata, dan hotel. Dalam dua hari perhelatan, panitia menargetkan 10 ribu pengunjung yang terbagi atas masyarakat lokal sebanyak 80 persen dan wisatawan 20 persen.

Sedangkan Asisten Deputi Strategi Komunikasi Pemasaran I Kemenpar Hariyanto mengatakan, pariwisata telah ditetapkan sebagai sektor potensial di Indonesia. Pertumbuhan sektor pariwisata pun sangat menggembirakan dengan rata-rata di atas 20 persen setiap tahun.

"Tahun depan adalah tahun pembuktian kita bisa mencapai target utama meraih 20 juta wisman. Kita sudah menyiapkan berbagai strategi pamungkas khususnya dalam bidang pemasaran," ujarnya.

Menurutnya, Co-Branding adalah salah satu program unggulan Kemenpar untuk semakin menancapkan Wonderful Indonesia dan Pesona Indonesia. Sehingga, Malang Strudel terpilih menjadi salah satu mitra terbaik dengan berbagai aktivasi brand yang super kreatif.

Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran I Kemenpar Rizki Handayani menambahkan oleh-oleh adalah bagian yang tak terpisahkan dari pariwisata sebagai amenitas yang melengkapi wisata. Ia juga menambahkan, berdasarkan survey BPS, pengeluaran rata-rata wisatawan untuk oleh-oleh mencapai 7 persen dari budget yang mereka keluarkan.


Sementara itu, Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya mengapresiasi inovasi yang dilakukan Malang Strudel dengan menyelenggarakan Malang Strudel Carnival. Acara itu adalah bagian dari atraksi pariwisata yang bisa menarik wisatawan berkunjung sekaligus menguatkan city branding.

"Kemenpar sangat concern dengan event-event yang terkait dengan pariwisata. Kami telah mengkurasi 100 top event di berbagai daerah yang akan kami promosikan kepada para wisatawan," kata dia.

Arief berharap Malang Strudel Carnival bakal bisa melengkapi daftar top 100 event tersebut terutama untuk menggaet kaum milenial.


(mid/mid)