PERISKOP 2019

Destinasi Wisata Favorit 2019 Pilihan CNNIndonesia.com

CNN Indonesia | Rabu, 02/01/2019 11:40 WIB
Destinasi Wisata Favorit 2019 Pilihan CNNIndonesia.com Gugusan glasier Hubbard Glacier di Alaska yang terus meleleh akibat pemanasan global. (Istockphoto/snipes213)
Jakarta, CNN Indonesia -- Keberagaman objek dan kegiatan wisata serta kemudahan akses membuat suatu destinasi wisata menjadi ramai didatangi. Setiap tahunnya, ada banyak destinasi yang membenahi dua sektor ini, sehingga semakin banyak turis yang membicarakannya.

Menjamah kelestarian alam masih menjadi tren wisata utama pada tahun 2019. Destinasi wisata dengan objek wisata alam seperti pantai dan gunung pastinya bakal semakin diminati oleh turis. 

Berikut ini sejumlah destinasi wisata favorit untuk tahun 2019 pilihan CNNIndonesia.com:


Nusa Lembongan, Bali

Kawasan Canggu mungkin sudah padat turis, tapi Bali tetap memiliki pesona. Salah satunya di kawasan Nusa Lembongan.

Jika ingin merasakan liburan musim panas di tempat berjiwa muda yang belum ramai turis, silakan menyeberang dengan perahu dari Pantai Sanur untuk datang ke sini.

Bulan terbaik untuk datang: pertengahan tahun.

Perkiraan harga tiket: mulai dari Rp600 ribuan pulang pergi dari Jakarta ke Bali.

[Gambas:Instagram]

Bukittinggi, Padang

Bukittinggi pernah menjadi ibu kota negara Indonesia pada zaman pendudukan Belanda. Kota tempat kelahiran Bung Hatta ini memiliki banyak destinasi wisata belanja murah meriah, sekaligus memiliki panorama alam yang mengagumkan.

Sebuah tempat bernama Ngarai Sianok adalah tempat yang patut dikunjungi jika berkunjung ke Bukittinggi,.

Bulan terbaik untuk datang: pertengahan tahun.

Perkiraan harga tiket: mulai dari Rp1,9 jutaan pulang pergi dari Jakarta ke Padang.

Destinasi Wisata Favorit 2019 Pilihan CNNIndonesia.comLampu-lampu kendaraan yang melintasi kawasan Fly Over Kelok Sembilan, di Kabupaten Limapuluhkota, Sumatera Barat. (ANTARA FOTO/Iggoy el Fitra)

Jawa Timur

Indonesia dikenal memiliki banyak destinasi wisata alam, salah satu kawasan yang menjadi primadona adalah pesisir. Tempat ini kerap menjadi incaran para surfer untuk menjelajahi tempat baru, Jawa Timur adalah salah satunya

Meskipun industrinya belum sebesar Bali, namun Jawa Timur memiliki lokasi surfing yang perlu 'diwaspadai' seperti Pantai Watukarung (Pacitan), Pantai Wedi Awu (Malang), atau Pantai Pulo Merah (Banyuwangi).

Bulan terbaik untuk datang: pertengahan tahun.

Perkiraan harga tiket: mulai dari Rp1,5 jutaan pulang pergi dari Jakarta ke Banyuwangi.

[Gambas:Instagram]

Alaska

Alaska memang ramai dikunjungi turis yang ingin menikmati wisata petualangan di musim dingin. Sepanjang tahun 2017, Alaska telah menerima 1,93 juta kedatangan turis mancanegara.

Kenaikan jumlah kedatangan turis sebagian besar dikarenakan semakin ramainya rute kapal pesiar yang mengelilingi Alaska.

Menyaksikan indahnya gletser di Alaska dianggap sebagai kegiatan wisata impian bagi banyak turis. Namun seiring pemanasan global yang kian menjadi, kecantikan es abadi di sana tampaknya mulai mengikis.

Sebelum akhirnya hilang ditelan bumi, ada baiknya rencanakan perjalanan wisata untuk menyaksikan langsung keindahan gletser. Seperti Gletser Mendenhall, Gletser Bay, Gletser Hubbard, Collage Fjord, Gletser Tracy Arm, dan Gletser Exit.

Bulan terbaik untuk datang: pertengahan Mei sampai pertengahan September.

Perkiraan harga tiket: mulai dari Rp6,8 pulang pergi dari Vancouver, Kanada ke Anchorage, Alaska. Belum termasuk visa.

[Gambas:Instagram]

Luang Prabang, Laos

Sebenarnya sudah sejak tahun 2011 Luang Prabang menjadi destinasi wisata yang dicari oleh para wisatawan dunia. Namun seiring perkembangan zaman, Luang Prabang kembali dicari oleh wisatawan dunia untuk menemukan ketenangan.

Menikmati matahari terbenam di Sungai Mekong sembari ditemani 'nyanyian alam', adalah momen yang paling diburu oleh para wisatawan dunia.

Bulan terbaik untuk datang: November sampai Januari.

Perkiraan harga tiket: mulai dari Rp7,7 jutaan pulang pergi dari Jakarta ke Laos. Warga negara Indonesia sudah bebas visa.

[Gambas:Instagram]

Goa, India

Berada di barat India, Goa merupakan surga bahari yang semakin ramai menjadi perbincangan, khususnya di kalangan turis muda.

Kawasan ini memiliki campuran budaya India dan Portugis sehingga sepanjang mata memandang akan tampak reruntuhan bangunan kolonial.

Setiap tahunnya sebanyak 2,5 juta turis datang ke sini untuk berwisata bahari.

Di tengah konflik antaragama yang masih terjadi di pelosok India, kawasan Goa terbilang aman karena penduduknya yang menganut agama Katolik, Hindu dan Islam hidup dengan rukun.

Bulan terbaik untuk datang: November sampai pertengahan Februari.

Perkiraan harga tiket: mulai dari Rp6,1 jutaan pulang pergi dari Jakarta ke Goa, India. Warga negara Indonesia perlu mengurus e-visa.

[Gambas:Instagram]

(agr/ard)