Peti Kemas Isi Mainan dan Sandal Terdampar di Pantai Belanda

CNN Indonesia | Jumat, 04/01/2019 19:18 WIB
Peti Kemas Isi Mainan dan Sandal Terdampar di Pantai Belanda Ilustrasi. (Foto: REUTERS/Jon Nazca)
Jakarta, CNN Indonesia -- 'Virus' bersih-bersih pantai terus menular di beberapa negara yang mengedepankan sektor pariwisata berkelanjutan. Kegiatan positif tersebut belum lama ini dilakukan di Belanda.

Sebuah pulau kecil di Belanda bernama Terschelling menjadi saksi kerjasama ratusan warga dan wisatawan yang membersihkan pantai dari kepungan barang yang menyerbu kawasan pantai.

Barang-barang tersebut berasal dari muatan peti kemas yang terjatuh dari kapal yang hendak berlayar ke perairan Jerman.



Meskipun bukan jenis sampah yang menjijikkan, namun sampah-sampah tersebut tetap menganggu kenyamanan.

"Awalnya saya merasa senang ketika mendapatkan mainan dan sepasang sandal yang pas. Namun akhirnya kami sadar jika ini adalah sebuah musibah," ujar seorang warga setempat, Beau Oldenburg, seperti yang dikutip dari CNN Travel, Jumat (4/1).



Akhirnya, ia melanjutkan, kami dan para wisatawan turun tangan membantu petugas untuk memunguti barang-barang yang memenuhi kawasan pantai.

"Hal ini sangat menyentuh, karena kami sama-sama peduli akan kondisi alam," ujarnya.

Tak hanya mainan dan sepatu, barang yang mengepung kawasan ini terdiri dari berbagai jenis seperti tv layar datar, lemari pendingin, perabotan rumah tangga, dan komputer.


Laut adalah salah satu kawasan yang kerap mendapat imbas negatif dari tindak tanduk manusia, pencemaran dan sampah adalah masalah klasik yang kerap terjadi dan selalu berulang. 

Tahun lalu persoalan sampah plastik di laut kembali menjadi sorotan dunia saat sebanyak 30 kantong plastik dan sampah plastik lainnya, ditemukan dalam perut paus di perairan Norwegia.

Temuan sampah plastik itu mencerminkan sampah plastik di lautan saat ini telah menjadi satu dari sekian banyak masalah serius yang harus segera diatasi oleh negara-negara yang memiliki laut dan garis pantai, termasuk Indonesia.

(agr/ard)