Mitos dan Kepercayaan untuk Tangkal Sial di Tahun Babi Tanah

CNN Indonesia | Rabu, 06/02/2019 13:51 WIB
Mitos dan Kepercayaan untuk Tangkal Sial di Tahun Babi Tanah ilustrasi shio (CNNIndonesia/Asfahan Yahsyi)
Jakarta, CNN Indonesia -- Perayaan Imlek atau tahun baru China selalu membuat banyak orang penasaran tentang peruntungan zodiak China alias shio dan feng shui.

Di tahun babi tanah, ada beberapa shio yang patut waspada sebab tahun ini jadi tahun yang cukup berat. 

"Yang paling sial ya Shio Ular, Babi, Kerbau dan Kelinci," kata Suhu Tan pada CNNIndonesia.com beberapa waktu lalu. 



Kendati demikian, bukan berarti shio-shio lain boleh bersikap santai atau merasa baik-baik saja.

Segala sesuatu baik untung ataupun rugi, sial ataupun beruntung bisa saja terjadi tahun ini pada siapapun dan shio apapun. Bersikaplah waspada.

Namun mengutip berbagai sumber, di antara mitos dan kepercayaan warga China, ada beberapa upaya yang dilakukan agar tehindar dari 'ciong' atau nasib sial.

Serba merah

Merah merupakan warna keberuntungan dalam budaya Tionghoa. Merah melambangkan kemakmuran, kesuksesan dan kebahagiaan. Warna merah dianggap mampu menangkal kesialan dan roh jahat. 

Tak cuma itu, merah diyakini mampu membawa keberuntungan sepanjang tahun. Warna ini sangat direkomendasikan apalagi untuk ikat pinggang, kaos kaki, baju bahkan pakaian dalam. Namun sebagai catatan, Anda tidak disarankan untuk membeli pakaian dalam warna merah sendiri atau warna ini tidak bisa menangkal kesialan.

Sebaiknya pakaian dalam dibelikan oleh pasangan, keluarga atau teman. 


Batu giok

Selain warna merah, ada pula aksesori yang disarankan untuk dikenakan.

Melansir dari China Highlight, orang disarankan untuk mengenakan aksesori dari batu giok seperti kalung, cincin atau anting. 

Arah yang tepat

2019 adalah tahun babi tanah atau babi bumi (ji hai). Dikutip dari Your Tango, tiap tahun tanda-tanda zodiak tertentu berada di bawah pengaruh Tai Sui. Tiap tahun pula ada Tai Sui yang berbeda dan bertanggungjawab akan kekayaan manusia di tahun tersebut. 

Tahun ini diatur oleh Jenderal Xie Tai. Dalam budaya Tionghoa, jika bentrok dengan Tai Sui maka akan ada pasang surut dari berbagai aspek dalam setahun. 

Tai Sui tahun ini mengarah ke barat laut sehingga untuk memperoleh keberuntungan sebaiknya ambil arah berlawanan. Aplikasinya bisa dilakukan dengan penyesuaian letak kasur, tempat duduk atau bangku. Bahkan ini bisa diaplikasikan saat negosiasi kerja. Jika ingin terhindar dari nasib buruk pekerjaan, sebaiknya duduk menghadap ke arah tenggara. 

Harmoni elemen ruangan

Mengupayakan keberuntungan di 2019 bisa dari sisi tata ruang menurut ilmu Feng Shui. Dikutip dari Karma Weather, tahun ini baiknya mengambil unsur ruang bernuansa elemen api dan besi. Elemen api tak hanya direpresentasikan oleh warna merah tetapi juga pink dan oranye. Sedangkan elemen besi bisa diwakili warna putih dan warna emas. 

Karena tahun tanah, maka jangan lupa memasukkan elemen tanah pada ruangan seperti kuning atau cokelat. Ini diyakini untuk menyeimbangkan energi. 

Sebagai catatan, jika menggunakan warna putih (elemen besi) dan hijau (elemen kayu) perlu diingat bahwa besi mampu memotong kayu sehingga perlu kombinasi warna yang membawa elemen air seperti biru atau hitam. 

Jauhi perselisihan

Ada beberapa shio yang berlawanan dengan Tai Sui yakni, shio monyet, ular, macan dan babi. Shio-shio ini sebaiknya tetap rasional demi terhindar dari masalah. Jika terlalu menekankan pada mood pribadi atau ego, akan terjadi konflik dengan orang sekitar atau terjadi kesalahpahaman. 


Berhati-hati saat berkendara

Jika berlawanan dengan Tai Sui, maka yang paling ditakutkan adalah bencana yang berhubungan dengan darah. Para shio yang berlawanan dengan Tai Sui diharapkan selalu berhati-hati saat berkendara dan mematuhi aturan lalu lintas.  (els/chs)