Museum of Modern Art New York Ditutup Sementara

AFP, CNN Indonesia | Rabu, 06/02/2019 14:55 WIB
Museum of Modern Art New York Ditutup Sementara Museum of Modern Art, New York, Amerika Serikat. (SPENCER PLATT / GETTY IMAGES NORTH AMERICA / AFP)
Jakarta, CNN Indonesia -- Museum Seni Modern (Museum of Modern Art/MoMA) di New York, rumah bagi karya Picasso, Roy Lichtenstein dan master modern lainnya, akan ditutup selama empat bulan pada tahun ini untuk pembangunan ruangan baru.

Renovasi museum ini diperkirakan menelan dana senilai US$400 juta (sekitar Rp5,5 triliun).


Sebagian dana renovasi sebesar US$100 juta merupakan sumbangan dari pebisnis industri hiburan David Geffen pada 2016.


Salah satu ruangan baru yang dibangun ialah The Studio, yang diperuntukkan bagi seni pertunjukkan.

Lantai dasar ikut diperluas untuk ruang pajang seni jalanan.

Lalu lantai atas juga diperluas agar lebih banyak lagi menampung karya-karya seniman dari seluruh penjuru dunia.


Pada pembukaan kembali Oktober mendatang, MoMA akan memamerkan karya seni dari seniman modern asal Amerika Selatan dan karya seni milik seniman Afrika-Amerika, Betye Saar.

Renovasi MoMA dikerjakan oleh perusahaan arsitek asal New York, Diller Scofidio + Renfro.

Usai renovasi, MoMA akan memiliki ruang pameran baru dengan total seluas 3.700 meter persegi.

Proyek renovasi awal, yang berlangsung lebih dari setahun, telah selesai pada Juni 2017.

Pameran musim semi MoMA, termasuk Birth of the World didedikasikan untuk seniman Spanyol Juan Miro, akan berakhir bersamaan dengan penutupan MoMA pada 15 Juni.

MoMA dijadwalkan dibuka kembali pada 21 Oktober.

(ard)