Cara 'Move On' dari Seseorang yang Tak Mungkin Bisa Dimiliki

CNN Indonesia | Jumat, 01/03/2019 15:09 WIB
Cara 'Move On' dari Seseorang yang Tak Mungkin Bisa Dimiliki Foto: Ichirino/Pixabay
Jakarta, CNN Indonesia -- Tak ada yang salah dari rasa cinta. Namun seringkali orang-orang harus mengakui bahwa dirinya tidak bisa menindaklanjuti apa yang dirasakan karena cinta tak melulu bisa menyatukan orang dalam sebuah hubungan serius.

Patah hati bisa karena perpisahan atau karena perasaan yang tak berbalas. 

Sama seperti Luna Maya, Reino Barack, dan Syahrini. Setelah putus dengan Reino yang kini sudah menikahi Syahrini, Luna Maya tentunya harus move on dari kisah cinta yang dulu pernah dijalaninya bersama Reino.


Sama seperti Luna, semua orang yang sakit hati karena putus cinta, ditinggal kekasih, cinta bertepuk sebelah tangan, dan kisah cinta lain yang tak bisa memiliki, Anda harus move on. 

Date coach Andrea Gunawan mengakui bahwa pengalaman ini tentu menyakitkan. Menurut dia, orang tersebut bisa saja kesulitan 'move on' apalagi kalau sosok si dia begitu dipuja dan dicintai setengah mati. 


"Perlu diingat bahwa ada hal-hal yang nggak bisa kita kontrol, oleh karena itu langkah terbaik ada fokus pada hal-hal yang bisa kita kontrol," kata Andrea saat dihubungi CNNIndonesia.com lewat pesan singkat, Jumat (1/3). 

Bagaimana caranya?

Dia berkata Anda perlu mengawali dengan menerima kenyataan dan mengikhlaskan bahwa mungkin ini jalan yang terbaik. Mungkin, lanjut Andrea, si dia yang ideal ini baik untuk kita saat ini, tetapi belum tentu baik untuk hubungan jangka panjang. 

Andrea mengingatkan bahwa move on juga butuh proses. Proses perlu dijalani, tidak dihindari apalagi main hati dengan orang lain. 

Di zaman dengan aneka jenis media sosial memungkinkan individu memiliki satu 'dunia' dengan si dia. Sebagai bentuk rasa sayang pada diri sendiri, Andrea menyarankan untuk 'block' atau 'unfollow' si dia dari semua bentuk media sosial. 

Ini langkah agar diri tidak tergoda untuk mengecek informasi terkini tentang dia. Langkah ini dilakukan demi menghindarkan perilaku membandingkan diri dengan pasangan barunya.


Jika perlu, imbuh Andrea, minta teman-teman agar tidak mengungkit soal si dia lagi. 

"Kalau karena masalah kasih yang bertepuk sebelah tangan, enggak peduli betapa besar usaha yang telah kita kerahkan untuknya, bayangkan kita adalah sebuah apel yang manis dan juicy, tapi tentunya tetap ada orang-orang yang enggak suka apel, mungkin lebih suka pisang atau jeruk. And it's okay," jelasnya. 

Di samping itu, upaya 'move on' juga bisa dibantu dengan menulis jurnal tentang apa yang dirasakan. Menurut Andrea, lewat jurnal, Anda bisa menuangkan apapun yang ingin disampaikan pada dia. Bahkan bila perlu, tantang diri sendiri untuk tidak menghubungi dia dalam jangka waktu tertentu. 

"Jalani No Contact Period selama 30 hari sebagai challenge untuk diri sendiri, atau lebih jika diperlukan, sampai akhirnya sukses move on dari dia,"ujarnya.  (els/chs)