Perempuan Harus Kenali Empat Titik Lumpuhkan Pelaku Kejahatan

evn, CNN Indonesia | Selasa, 23/04/2019 16:04 WIB
Perempuan Harus Kenali Empat Titik Lumpuhkan Pelaku Kejahatan Ilustrasi bela diri. (Foto: CNN Indonesia/Adhi Wicaksono)
Jakarta, CNN Indonesia -- Perempuan kerap menjadi korban dan 'mangsa' empuk bagi pelaku kejahatan. Untuk menjaga diri, tidak ada salahnya perempuan memiliki kemampuan bela diri dasar.

Mantan atlet pencak silat sekaligus aktris Prisia Nasution mengatakan perempuan penting memiliki ilmu bela diri dasar untuk mencegah segala bentuk tindak kejahatan.

"Gerakan dasar ilmu bela diri umumnya sangat mudah dipelajari, diingat, dan dilakukan oleh perempuan. Kita hanya perlu melatih gerakan-gerakan tersebut secara berulang-ulang agar siap untuk melarikan diri dan melakukan perlawanan apabila suatu mengalami serangan kejahatan yang mungkin terjadi tanpa bisa kita duga," terang Prisia dalam keterangan resmi.


Perempuan yang kerap disapa Pia ini menjelaskan ada empat titik dasar kelemahan pelaku kejahatan. Perempuan bisa mempraktekkan kelemahan lawan.

Ketahui empat titik dasar kelemahan lawan sebagai berikut:

- Mata
Untuk melukai bagian mata, Anda bisa menggunakan kuku. Incar sudut mata bagian dalam, lalu pakai kuku dengan gerakan menggaruk ke luar.

- Hidung
Saat menyerang hidung, lawan akan merasa kesakitan dan memengaruhi penglihatan karena air mata akan keluar dan Anda bisa menyelamatkan diri. Serang hidung menggunakan telapak tangan dan tinju sekuat tenaga untuk membuat pelaku kesakitan.

- Batang Tenggorokan
Gunakan jari tangan untuk menusuk ke arah batang tenggorokan hingga membuat lawan cedera serius.

- Kelamin
Sebagai bagian yang sangat vital, Anda bisa menendang bagian kelamin menggunakan tulang kering, lutut atau punggung kaki. Untuk melumpuhkan lawan, Anda juga bisa menendang hingga beberapa kali.

Selain empat kemampuan bela diri dasar, perempuan pengguna transportasi daring juga bisa memanfaatkan fitur darurat. Grab menyediakan fitur tombol darurat, bagikan lokasi perjalanan, penyamaran nomor telepon, hinga telepon berbasis aplikasi untuk menjaga privasi. (evn)