Waktu Imsak Bukan Bidah

CNN Indonesia | Kamis, 23/05/2019 17:53 WIB
Waktu Imsak Bukan Bidah Ilustrasi. Waktu imsak bukan bidah. Penentuan imsak ditetapkan berdasarkan Alquran dan hadits Nabi. (ANTARA FOTO/Agus Bebeng)
Jakarta, CNN Indonesia -- Ibadah puasa di bulan suci Ramadan didefinisikan sebagai bentuk menahan diri dari hawa nafsu dan apa pun yang dapat membatalkan.

Mereka yang menjalankan ibadah puasa harus menahan diri dari godaan hawa nafsu selama 12-13 jam sejak azan Subuh berkumandang hingga matahari tenggelam yang ditandai dengan lantunan azan Magrib. Imsak disebut sebagai waktu dimulainya ibadah puasa.

Umumnya, waktu imsak mengingatkan umat Islam untuk berhenti makan dan minum saat sahur.


Namun, sebagian orang berpendapat bahwa imsak adalah bidah alias tidak sesuai dengan contoh yang dilakukan Rasulullah SAW. KH Ahmad Ishomuddin menampiknya. Menurutnya, imsak bukan bidah.

"Nabi Muhammad SAW menghentikan aktivitas makan dan minum sahur saat membaca surat-surat pendek sebanyak 50 ayat," katanya.

Jika dikonversikan pada hitungan waktu, kata dia, berhentinya aktivitas makan dan minum Nabi Muhammad SAW berlangsung pada 10-15 menit menjelang masuk waktu Subuh.

"Waktu imsak tentu bukan bidah dan tidak mengada-ngada," katanya. Ahli fikih, lanjut dia, menetapkan waktu imsak berdasarkan kitab suci Alquran dan hadis-hadis Nabi.

"Jangan mudah menyatakan bahwa imsak adalah bidah. Siapa pun yang menyatakan demikian akan membingungkan orang-orang awam," pungkasnya.

[Gambas:Video CNN] (edh/asr)