Peneliti Temukan Penangkal Sengatan Ubur-ubur Mematikan

AFP, CNN Indonesia | Kamis, 02/05/2019 02:20 WIB
Peneliti Temukan Penangkal Sengatan Ubur-ubur Mematikan Ubur-ubur Kotak. (Istockphoto/~UserGI15667539)
Jakarta, CNN Indonesia -- Peneliti Australia percaya bahwa mereka telah menemukan penangkal sengatan dari makhluk paling berbisa di dunia, Ubur-ubur Kotak yang sangat ditakuti.

Para peneliti di University of Sydney telah menyelidiki bagaimana racun itu sangat mematikan sehingga satu Ubur-ubur Kotak dapat membunuh 60 orang.


Tim memperhatikan racun membutuhkan kolesterol untuk membunuh sel manusia dan memutuskan untuk menguji apakah ada obat yang dapat menghentikannya.


"Karena ada banyak obat yang tersedia yang menargetkan kolesterol tim mencoba satu, kata pimpinan penelitian Raymond Lau.

"Itu berhasil," katanya. "Ini penawar molekuler."

Setelah dites menggunakan sel manusia dan tikus, tim menemukan obat itu bisa menghentikan jaringan parut dan rasa sakit terkait sengatan selama obat disuntikkan dalam waktu 15 menit.


Sengatan dari Ubur-ubur Kotak - yang bisa lebih kecil dari kuku atau sepanjang hingga tiga meter tergantung ukuran spesies - dapat menyebabkan nyeri otot akut, muntah hebat, perasaan gelisah, rambut yang berdiri tegak, gagal jantung, sampai kematian dalam beberapa menit.

Sejauh ini mereka hanya menguji sengat dari spesies yang lebih besar dan lebih mematikan.

"Kami tahu obat itu akan menghentikan nekrosis, jaringan parut kulit, dan rasa sakit sepenuhnya ketika diterapkan pada kulit," kata professor Neely.

"Kami belum tahu apakah obat itu akan menghentikan serangan jantung. Obat itu akan membutuhkan lebih banyak penelitian, dan kami mengajukan permohonan dana untuk melanjutkan pekerjaan ini."

Tim berharap bahwa akhirnya krim atau semprotan tropikal dapat dikembangkan untuk mencegah sengatan yang diperkirakan membunuh lusinan orang setiap tahun dan melukai ribuan lainnya.


[Gambas:Video CNN]

(ard)