5 Manfaat Kesehatan Kacang Pistachio

Tim, CNN Indonesia | Selasa, 30/04/2019 06:42 WIB
5 Manfaat Kesehatan Kacang Pistachio Ilustrasi kacang pistachio (Platus/Pixabay)
Jakarta, CNN Indonesia -- Buat sebagian masyarakat Indonesia, kacang pistachio mungkin agak asing di telinga. Wajar, sebab kacang satu ini biasa ditanam di daerah kering seperti Iran, Turkmenistan, dan Azerbaijan Barat.

Kacang ini sering jadi hiasan makanan lantaran warnanya yang hijau cerah. Di Turki, kacang digunakan sebagai bahan utama pembuatan makanan ringan bernama lokum.

Selain rasanya yang lezat, kacang juga mampu memberikan manfaat buat kesehatan. Dalam 28 gram pistachio, terkandung 156 kalori, 8 gram karbohidrat, 3 gram serat, 6 gram protein, 12 gram lemak (90 persen lemak sehat), 8 persen potasium, 14 persen fosfor, 24 persen vitamin B6, 16 persen thiamin, 18 persen tembaga, dan 17 persen mangan.


Dari deretan nutrisi di atas, ada banyak manfaat yang bisa diperoleh.

1. Mengurangi risiko kanker
Di antara sesama kacang-kacangan dan biji-bijian, pistachio mengandung lebih banyak antioksidan. Antioksidan memainkan peranan penting untuk mencegah kerusakan sel dan mengurangi risiko penyakit, termasuk kanker.

Dua jenis antioksidan yang paling banyak ditemukan dalam kacang adalah polifenol dan tokoperol yang melindungi tubuh dari serangan kanker. Fakta menariknya, antioksidan pada kacang ini sangat bisa diterima perut dan mudah diserap.

2. Mendukung kesehatan jantung
Kacang mengandung 90 persen lemak sehat. Jika dikonsumsi secara teratur, kacang mampu menurunkan kadar LDL alias kolesterol jahat dalam darah.

Kandungan antioksidan, fitosterol, dan asam lemak tak jenuh baik untuk mendukung kesehatan jantung. Selain itu, kandungan asam amino di dalamnya juga mampu mencegah pengerasan arteri dan penggumpalan darah.

3. Bantu turunkan berat badan
Tak ada salahnya memasukkan pistachio ke dalam menu diet, apalagi untuk Anda yang ingin mengontrol berat badan.

Mengutip Medical News Today, studi pada 2012 menunjukkan, orang yang mengonsumsi pistachio sebanyak 53 gram selama lebih dari 12 pekan mengalami dua kali penurunan Indeks Massa Tubuh (BMI) dibanding mereka yang mengonsumsi pretzel. Padahal, mereka mengonsumsi keduanya dalam jumlah kalori yang sama.

4. Mendukung kesehatan bakteri usus
Pistachio termasuk kacang tinggi serat. Kebanyakan serat yang masuk ke tubuh tak dicerna sempurna. Namun, beberapa tipe serat dicerna oleh bakteri baik yang berperan sebagai prebiotik.

Bakteri ini memfermentasi serat dan mengubahnya menjadi asam lemak rantai pendek. Beberapa manfaat kesehatannya antara lain, mengurangi risiko gangguan pencernaan, kanker, dan penyakit jantung.

5. Kontrol kadar gula darah
Penderita diabetes bisa mengonsumsi pistachio tanpa merasa takut gula darah naik mendadak. Kacang memiliki indeks glikemik yang rendah. Selain itu, kacang juga dapat mengontrol tekanan darah.

Dalam studi mini yang dilakukan terhadap 10 orang, konsumsi pistachio bersama dengan makanan tinggi karbohidrat mampu menurunkan gula darah.

[Gambas:Video CNN] (els/asr)