JAZIRAH ISLAM

Tanpa Joki, Balap Unta di Dubai Gunakan Remote Control

TRANS 7, CNN Indonesia | Kamis, 09/05/2019 03:24 WIB
Tanpa Joki, Balap Unta di Dubai Gunakan Remote Control Ilustrasi. (REUTERS/Amr Abdallah Dalsh)
Jakarta, CNN Indonesia -- Dubai, kota kosmopolitan di Timur Tengah, yang tak hentinya membuat decak kagum. Dubai selalu menawarkan hal baru, salah satunya wisata meluncur dengan zipline di antara gedung pencakar langit.

Butuh waktu 45 detik saja untuk meluncur setinggi 170 meter dalam kecepatan 80 kilometer per jam dengan jarak satu kilometer ini.

Dubai merupakan negara Uni Emirat Arab. Namun penduduk lokalnya hanya sekitar 20 persen. Sisanya adalah ekspatriat atau turis. Sebagian besar penduduk lokal Dubai merupakan pemeluk agama Islam.



Unta merupakan hewan kesayangan penduduk lokal Dubai. Sejarah kedekatan mereka dengan hewan berpunuk itu sudah lama terjalin, terutama bagi masyarakat yang hidup di gurun.

Sejak puluhan abad lalu, unta menjadi alat transportasi di Timur Tengah. Dulu digunakan untuk melintasi gurun pasir, sekarang sudah berubah fungsi: menjadi mesin balapan.

Balap unta di Dubai tidak main-main. Bukan cuma keluarga kerajaan, masyarakat umum juga bisa mengikutinya.

Balapan ini tidak lagi menggunakan joki, melainkan robot kecil dengan pemancar dan pengendali jarak jauh. Sang pemilik cukup mengejar unta dengan mobil berkecepatan sama dan mengendalikan untanya melalui remote.

Ada dua trek balap; 1,5 kilometer dan 8 kilometer, tergantung umur unta.


Balap unta di Dubai tentu saja berhadiah. Pemilik unta tercepat berhak atas hadiah US$3 juta (sekitar Rp400 milyar) serta mobil mewah.

Hadiah disiapkan oleh pemerintah Dubai, dengan tujuan mempertahankan budaya turun temurun. Meski hadiahnya sangat besar namun tidak ada taruhan atau judi karena dilarang dalam Islam.

Biaya untuk mempersiapkan Unta balap juga tak main-main, butuh sekitar Rp20 juta untuk perawatannya setiap bulan.

Dubai juga punya peternakan unta, dengan tujuan utama menghasilkan susu.

Susu unta cukup terkenal di beberapa negara di Eropa serta Asia.

Susu ini diolah di pabrik yang steril, dengan kemungkinan kontaminasi yang sangat kecil.

Saksikan episode lengkap 'Jazirah Islam' hanya di Trans 7 setiap Senin-Jumat pukul 14.00 WIB.



(ard)