Efek Samping yang Mengintai Diet Vegan

Tim, CNN Indonesia | Selasa, 28/05/2019 09:20 WIB
Efek Samping yang Mengintai Diet Vegan Ilustrasi. Di balik popularitas diet vegan, sejumlah efek samping mengintai di belakangnya. (Istockphoto/Milkos)
Jakarta, CNN Indonesia -- Diet vegan ramai belakangan. Banyak orang mulai mengurangi konsumsi produk makanan dan minuman yang berasal dari hewan. Etika dan kesehatan menjadi dua alasan di antaranya.

Sebuah laporan pada 2014 menyebut, satu persen dari orang Amerika Serikat mendeskripsikan dirinya sebagai seorang vegan.

Diet jenis ini melibatkan pengurangan total semua produk hewani termasuk daging, telur, keju, dan susu.


Jika dilakukan dengan benar, diet terbukti menurunkan jumlah lemak jenuh, kolesterol, dan kadar gula darah pada tubuh. Namun sebaliknya, jika dikonsumsi dengan cara yang salah, diet vegan bisa berdampak buruk pada tubuh.

Mengutip berbagai sumber, berikut beberapa efek samping diet vegan.

1. Kekurangan vitamin B12
Seseorang vegan akan mudah merasa lelah. Kelelahan terjadi akibat kurangnya asupan vitamin B12 pada tubuh.

Vitamin ini ditemukan pada telur, daging ayam, dan keju. Vitamin berfungsi membantu menjaga kesehatan saraf dan sel-sel darah.

Vitamin B12 bersifat larut dalam air. Ia akan menghilang dalam urine. Artinya, manusia membutuhkan pasokan vitamin B12 harian secara menerus untuk menjaga tubuh tetap fit.

Ahli gizi, Lorraine Kearney mengatakan, vitamin B12 punya dampak fatal bagi tubuh. Dalam tingkat yang lebih parah, kekurangan vitamin B12 bisa menyebabkan depresi hingga hilang ingatan.

"B12 juga baik untuk menjaga fungsi otak dan mencegah anemia. Sebisa mungkin, vegan tetap memasukkan suplemen B12 ke dalam menu harian," ujar Kearney, mengutip Daily Mail.

2. Kembung dan masalah pencernaan
Makanan yang sehat adalah makanan yang disajikan secara proporsional. Terlalu banyak mengonsumsi sayur dapat menyebabkan kembung. Sementara terlalu banyak mengonsumsi kacang bakal berujung pada masalah saluran pencernaan.

"Sering kali [vegan] beralih pola makan secara drastis, dari tidak makan sayur sama sekali menjadi tiga kali sehari mengonsumsi sayur," ujar ahli gizi lainnya, Tara Condell.

3. Kekurangan protein
Daging, susu, dan telur adalah sumber protein terbaik utnuk tubuh. Dengan diet vegan, sumber protein terbaik perlahan hilang. Ini menjadi masalah besar yang dialami para vegan.

Mengutip Live Strong, protein dapat membantu menyediakan asam amino esensial yang dibutuhkan tubuh.

Namun, seseorang bisa mendapatkan jumlah protein tepat jika pandai memasangkan makanan. Mengonsumsi selai kacang dan roti memberi kontribusi terhadap penyediaan 18 gram protein. Sebagai informasi, wanita membutuhkan sekitar 55 gram protein dan 65 gram untuk pria.

4. Kekurangan omega-3
Diet vegan bakal berujung pada pengurangan asupan asam lemak omega-2 yang banyak terdapat pada telur, ikan, dan makanan laut lainnya. Kandungan ini penting untuk kesehatan jantung, otak, dan mata.

[Gambas:Video CNN] (asr/asr)