Roma akan Menindak Turis yang Berperilaku Tidak Sopan

agr, CNN Indonesia | Senin, 10/06/2019 23:27 WIB
Roma akan Menindak Turis yang Berperilaku Tidak Sopan Ilustrasi. (Foto: RODRIGO ARANGUA / AFP)
Jakarta, CNN Indonesia -- Tak bisa dipungkiri Roma adalah salah satu tempat yang sudah menjadi destinasi wisata kelas dunia.

Kota yang sarat akan guratan sejarah dunia ini, masih menjadi magnet bagi puluhan juta wisatawan di seluruh dunia.

Realita ini secara tidak langsung membuat Roma menjadi tempat yang cukup tidak menyenangkan, khususnya bagi para warga setempat.


Salah satu aktivitas wisatawan yang dianggap menyebalkan oleh warga setempat adalah membawa kudapan ke air mancur di tengah kota, salah satunya adalah di Trevi.

Kegeraman warga ini akhirnya menjelma sebagai peraturan yang membuat dewan kota Roma mengatur wisatawan agar berperilaku lebih sopan.

Selain itu masih ada beberapa hal lain yang membuat wisatawan di Roma berada dalam sebuah masalah, misalnya memotong antrean, bergaya seperti pasukan roma, hingga mengganggu aktivitas wisatawan lainnya.

Mengutip independent, Senin (10/6), walikota Roma Virginia Raggi mengatakan akan melibatkan aparat keamanan untuk mengawal peraturan ini.

"Roma akan selalu ramah bagi para wisatawan, namun itu bukan berarti kami menoleransi wisatawan yang bertingkah buruk," ujar Raggi.

"Peraturan lama harus direvisi karena ada yang sudah tidak relevan dengan kehidupan masyarakat saat ini."

Ia menuturkan peraturan ini diterapkan mengingat musibah overtourism yang sudah melanda tetangganya, Venesia, sejak beberapa tahun terakhir.

Venesia dikenal menerapkan kebijakan yang ekstrim untuk menangkal musibah overtourism, salah satunya adalah menerapkan iuran masuk bagi wisatawan yang berkunjung.

Rencananya, biaya yang dipungut oleh pemerintah kota Venesia berkisar antara 2,5-5 Euro (sekitar Rp41-66 ribu) per orangnya, tergantung dari musim ramai atau tidak.

Bahkan jika sedang musim 'panen' wisatawan, biaya yang ditarik bisa mencapai 10 Euro (sekitar Rp165 ribu) per orang.

Hal ini berlaku bagi siapapun yang berkunjung ke Venesia, meskipun hanya dalam hitungan jam saja.

Pada Februari 2017, Venesia masuk dalam daftar Situs Warisan Dunia UNESCO yang dianggap terancam kelestariannya.

Karena membludaknya angka kedatangan wisatawan di setiap tahun dan biaya hidup yang terus meroket tinggi, sejumlah penduduk asli memilih untuk meninggalkan Venesia.

[Gambas:Video CNN] (agr/ard)