Negara Bagian Australia Legalkan Eutanasia

tim, CNN Indonesia | Jumat, 21/06/2019 07:38 WIB
Negara Bagian Australia Legalkan Eutanasia ilustrasi kesehatan (Unsplash/Pixabay)
Jakarta, CNN Indonesia -- Orang Australia yang sakit parah dan memiliki harapan hidup yang kecil kini diizinkan untuk mengakhiri hidup mereka sendiri (eutanasia).

Eutanasia dilegalkan setelah undang-undang baru ini mulai berlaku di negara bagian Victoria, Rabu (18/6)

Wilayah terpadat kedua di Australia membuat mengizinkan eutanasia sukarela menjadi legal namun dalam kondisi khusus.


Dikutip dari AFP, Perdana Menteri Victoria Daniel Andrews mengatakan bahwa undang-undang tersebut memberi pasien sebuah 'pilihan yang bermartabat pada akhir hidup mereka.'


"Kami sudah mengambil pendekatan yang penuh belas kasih," kata Andrews kepada Channel Nine. Dia menambahkan bahwa lewat pelegalan eutanasia ini akan memberikan pasien sebuah 'kematian yang baik' dibanding bunuh diri.

Tak dimungkiri kalau eutanasia alias 'bunuh diri dengan bantuan orang lain' adalah tindakan ilegal di banyak negara termasuk di Australia. Namun Victoria, memperkenalkan undang-undang untuk melegalkan praktik ini pada 2017.

Hanya saja tak semua orang diizinkan untuk melakukan eutanasia. Skema ini hanya bisa diizinkan untuk pasien dewasa yang sakit parah dan hanya memiliki sisa 6 bulan - 1 tahun untuk hidup. Beberapa pasien yang diizinkan untuk melakukan hal ini adalah pasien dengan penyakit neuron motorik dan multiple sclerosis.

Selain itu syarat yang harus dipenuhi adalah soal persyaratan tempat tinggal dan penilaian dari banyak dokter. Dengan demikian, di tahun ini diperkirakan akan ada 12 orang yang bakal memakai undang-undang tersebut tahun ini.

Hanya saja jumlah ini nantinya akan meningkat. Andrews mengatakan bahwa nantinya 150 orang akan diizinkan untuk memakai undang-undang ini.


Meski demikian, masih ada beragam pertentangan yang terjadi. Undang-undang tersebut dikritik karena terlalu permisif dan ketat.

Keuskupan Agung Melbourne mengatakan bahwa undang-undang tersebut adalah bab baru dalam dunia kesehatan yang sangat meresahkan di Victoria.

"Paus Francis mendorong umat Katolik di mana pun untuk menentang eutanasia, untuk melindungi para orang tua, orang muda, dan orang yang rentan agar tak merasa terbuang," kata Uskup Agung Melbourne Peter Comensoli dan tiga uskup Victoria lainnya. (AFP/chs)