"Saya telah memutuskan untuk melanjutkan kehidupan saya dalam sebuah perceraian dengan Song Hye-kyo, ketimbang memperpanjang proses dengan mempertimbangkan kesalahan satu sama lain dan saling mencela," ujar Song Joong-ki dalam sebuah surat yang dibawa kuasa hukumnya, mengutip Yonhap.
Kabar perceraian telah lalu-lalang sejak beberapa waktu sebelumnya. Rumah tangga keduanya dikabarkan retak sejak Song Hye-kyo tertangkap kamera tak mengenakan cincin kawinnya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ketenaran jadi salah satu perkaranya. Teriakan penggemar dapat mengubah psikologi seseorang dan membuatnya kurang siap untuk menjalani percintaan yang sehat.
"Dengan semua orang memandang dan datang pada selebriti, mereka lantas akan lupa bagaimana caranya untuk melakukan hal yang sama pada orang lain," ujar Rockwell, mengutip Cosmopolitan.
Selebriti, kata Rockwell, mudah terkena candu pujian publik. "Mengetahui bahwa semua orang mencintai Anda itu rasanya menyenangkan," katanya. Selebriti adalah orang-orang yang gila ketenaran dan perhatian.
"Rasanya seperti ada sesuatu yang hilang, karena mereka sangat terbiasa dengan ketenaran," kata Rockwell.
Candu, kata Rockwell, sangat sulit untuk dihentikan. Candu membuat pusat pengatur rasa senang pada otak terstimulasi.
Hal tersebut akan semakin parah ketika keduanya sama-sama berstatus selebriti. Pandangan seribu mata yang tertuju padanya membuat mereka sama-sama selalu ingin diperhatikan.
"Ujung-ujungnya adalah ego keduanya yang sama-sama tinggi. Sama-sama terbiasa diperhatikan, sama-sama terbiasa dilayani, membuat hubungan keduanya hanya saling melempar ego," jelas Rockwell.
Belum lagi budaya media saat ini yang membuat kehidupan privasi selebriti kerap menjadi tontonan publik. Seolah tak ada lagi privasi bagi mereka.
Pasangan selebriti Song Joong-ki dan Song Hye-kyo. (Foto: JUNG YEON-JE / AFP) |
"Media bisa saja membicarakan hubungan mereka. Sebaliknya, masing-masing mereka juga mudah 'curhat' pada media tentang hubungannya. Akhirnya saling tuduh dan memperkeruh suasana," jelas Rockwell.
Turut campur media dan penggemar, kata Rockwell, membuat mereka makin jengah dan pada akhirnya tak sanggup untuk menjalani hubungan yang sehat.
"Pada awalnya, [hubungan sesama selebriti] akan terasa aman, tapi perlahan tidak," kata Rockwell.
Sementara Rockwell menekankan candu ketenaran sebagai salah satu faktor pemicu rusaknya hubungan asmara pasangan selebriti, psikolog Tamara Sprigel justru melihatnya dari karakter seorang selebriti yang kerap berpikir dengan otak kanan.
Kendati tahu bahwa hubungan tak berjalan dengan baik, namun kerentanan membuat mereka takut. "Mereka akan sangat sensitif terhadap banyak masalah," kata Sprigel.
Selain itu, Sprigel juga melihat bahwa penghindaran adalah cara yang kerap dipilih para selebriti saat tengah dihadapkan dengan sebuah permasalahan, termasuk asmara.
"Otak kanan dan sifat sensitif membuat mereka cenderung menghindari, bukan menghadapi masalah. Akhirnya, yang didapat adalah jalan pintas tanpa pikir panjang," jelas Sprigel. (asr/asr)
Pasangan selebriti Song Joong-ki dan Song Hye-kyo. (Foto: JUNG YEON-JE / AFP)