Makanan Cepat Saji Bikin Jumlah Sperma 'Melorot'

Tim, CNN Indonesia | Jumat, 28/06/2019 22:51 WIB
Makanan Cepat Saji Bikin Jumlah Sperma 'Melorot' Ilustrasi makanan cepat saji (Foto: Raw Pixel)
Jakarta, CNN Indonesia -- Makanan cepat saji selalu menggoda lantaran kepraktisannya. Namun, pria perlu menghindari junk food jika tak ingin jumlah sperma berkurang.

Riset menyebut, makanan siap saji seperti piza bisa menurunkan jumlah sperma secara drastis. Kualitas air mani pun rusak oleh makanan seperti daging olahan, minuman, dan makanan ringan bergula.

Peneliti dari Harvard TH Chan School of Public Health membandingkan hasil diet antara pria non-vegetarian dengan pria yang membatasi asupan protein dan produk susu. Peneliti menjadikan 3 ribu pria berusia 18-20 tahun sebagai peserta studi.


Hasilnya, pria dengan diet tak sehat diketahui memiliki 25,6 juta sperma. Angka ini lebih sedikit daripada pria yang getol mengonsumsi makanan sehat. Sedangkan pria vegetarian memiliki sperma dengan jumlah lebih banyak.

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyebutkan, jumlah sperma disebut normal jika berada di angka 39 juta atau lebih.

Melihat riset ini, mereka yang sedang berjuang memiliki keturunan patut menilik kembali gaya hidupnya. Gaya hidup sehat dapat meningkatkan kesempatan kehamilan.

Allan Pacey, profesor dari University of Sheffield berpendapat, gaya hidup jelas memengaruhi air mani. "Ini menunjukkan kekuatan diet memengaruhi fungsi testis," kata Pacey seperti dilansir dari Metro.

Rendahnya jumlah sperma disebabkan oleh minimnya kandungan antioksidan pada junk food. Antioksidan umumnya ditemukan pada kacang-kacangan, biji-bijian, buah, dan sayur. Diet yang sehat adalah diet yang di dalamnya ada kandungan antioksidan lebih banyak.

"Dengan piza, keripik, dan daging merah atau makanan cepat saji lainnya, tekanan antioksidan makin tinggi dan ini tak baik buat sperma," imbuhnya.

[Gambas:Video CNN] (els/asr)