Misteri Alien dan UFO di Area 51

CNN Indonesia | Kamis, 18/07/2019 17:03 WIB
Misteri Alien dan UFO di Area 51 Roswell Area 51. (Istockphoto/DenisTangneyJr)
Jakarta, CNN Indonesia -- Area 51 adalah kawasan terisolasi di bagian selatan Nevada, Amerika Serikat. Tempat ini digunakan sebagai pusat pembangunan rahasia dan percobaan pesawat tempur generasi baru

Saking misteriusnya, kawasan ini bahkan diduga sebagai pusat penelitian UFO (benda terbang yang tidak teridentifikasi) dan Alien.


Tak heran jika hal tersebut memancing rasa penasaran masyarakat, bahkan belum lama ini Area 51 dikabarkan akan mendapat 'serbuan' dari mereka yang terlampau penasaran terhadap alien.


[Gambas:Instagram]

Area 51 terletak sekitar 129 kilometer ke arah barat laut Las Vegas. Luas wilayahnya mencapai lebih dari 1,2 juta hektare, ini sudah mencakup area larangan terbang untuk umum seluas lebih dari 12 ribu kilometer persegi.

Meskipun tempat ini sudah lama diketahui publik, namun CIA baru mengumumkan 'eksistensinya' ke publik pada tahun 2013.

Padahal jauh sebelum itu sudah banyak teori konspirasi yang menyebut bahwa kawasan ini sengaja dijaga kerahasiaannya, karena memiliki kaitan dengan alien. Mulai dari teknologi, hingga perwujudannya.

Teori konspirasi tentang Area 51 berawal dari pengakuan seorang pria bernama Bob Lazar, pada tahun 1989.


Dalam sebuah wawancara di sebuah stasiun TV Amerika Serikat, Bob mengaku dirinya bekerja di Area 51 sebagai ahli fisika. Bob bahkan mengaku jika dirinya dikontrak untuk 'membedah' pesawat alien.

Kasus kesaksian ini tidak hanya muncul dari mulut Bob Lazar, pada tahun 2004 Dan Burich juga mengaku pernah bekerja di Area 51.

Ketimbang Lazar, apa yang dikatakan Burich jauh lebih mengejutkan karena ia mengaku pernah bekerja bersama alien yang diberi nama J-Rod untuk mengidentifikasi virus yang dimiliki oleh si alien.

Konspirasi Area 51 rupanya tak hanya sebatas alien saja. Jauh sebelum pengakuan Lazar, pada tahun 1974 seorang bernama Bill Kaysing pernah menerbitkan buku berjudul 'We Never Went to the Moon: America's Thirty Billion Dollar Swindle'.

Buku tersebut berisi tuduhan terhadap NASA, yang merekayasa pendaratan Neil Armstrong di bulang tak lain hanyalah rekayasa yang di buat di Area 51.

Salah satu teori terkuat dalam kasus ini adalah berkibarnya bendera Amerika Serikat, padahal bulan diyakini hampa udara.

[Gambas:Video CNN]

(agr/ard)