FOTO: Pemandangan Tandus di Pegunungan Alpen

AFP Photo, CNN Indonesia | Jumat, 02/08/2019 15:54 WIB

Jakarta, CNN Indonesia -- Puncak Pegunungan Alpen yang biasanya dihiasi salju abadi kini hanya menyisakan bebatuan nan tandus.

Seekor burung terbang di atas area pendakian Aiguille des Leschaux and the Grandes Jorasses, Chamonix, selatan Prancis. (AFP Photo/Marco Betorello)
Pendaki di Pegunungan Alpen menghadapi kenyataan yang menyedihkan: tak ada lagi pemandangan salju yang indah. (AFP Photo/Marco Betorello)
Di area Mont Blanc, magnet bagi pendaki di musim panas, rute pendakian menjadi lebih berbahaya karena banyak batu berjatuhan dari puncak. (AFP Photo/Marco Betorello)
Tangga di area Mer de Glace, Chamonix, gletser terbesar di Prancis. (AFP Photo/Marco Betorello)  
Gua gletser Mer de Glace di Chamonix, selatan Prancis. Bagi para pemandu, kondisi yang tidak dapat diprediksi membuat pekerjaan yang memang berbahaya ini menjadi lebih menegangkan. (AFP Photo/Marco Betorello)  
Pemandangan melelehnya salju dari Mont Blanc terlihat dari Chamonix, kota resor terdekat. Impian pendaki untuk mengikuti rute yang dilalui pendaki legendaris asal Italia, Walter Bonatti, seakan pupus sudah. (AFP Photo/Marco Betorello)
Guguran batu diakibatkan salju abadi yang biasanya merekatkan mereka, permafrost, sekarang meleleh. (AFP Photo/Marco Betorello)
Sampah-sampah yang ditemukan di area Mer de Glace, Chamonix, selatan Prancis. Saat ini musim semi menjadi periode pendakian paling ramai dibanding musim panas. (AFP Photo/Marco Betorello)
Kekhawatiran tentang dampak musim dingin yang lebih pendek dan musim panas yang lebih panjang membayangi bisnis ski yang menghidupi kota-kota kecil di kaki Pegunungan Alpen. (AFP Photo/Marco Betorello)
Akibat kerusakan lingkungan yang parah, para pemandu mengatakan bahwa mungkin mereka akan bekerja di gunung ini hanya sampai 15 tahun ke depan. (AFP Photo/Marco Betorello)