LAPORAN DARI INGGRIS

Yang Perlu Diketahui 'Beatlemania' Tentang Abbey Road

CNN Indonesia | Kamis, 08/08/2019 16:09 WIB
Perlu diketahui kalau persimpangan Abbey Road tak sesepi dalam sampul album The Beatles. Keramaian di persimpangan Abbey Road. (CNN Indonesia/Ardita Mustafa)
London, CNN Indonesia -- Tanggal 8 Agustus 1969 pukul 11.35, John Lennon, Paul McCartney, George Harrison dan Ringo Starr sudah berkumpul di depan persimpangan kantor EMI Studios, di kawasan Abbey Road, Inggris.

Sang fotografer, Iain Macmillan--kawan Lennon dan Yoko Ono, sudah berdiri di atas tangga dan meminta Lennon dkk. berjalan berbaris di zebra-cross. Polisi menghentikan arus lalu lintas selama ia melakukan pemotretan yang hanya diberi jatah sepuluh menit itu.

Sebanyak enam foto ia dapatkan hari itu. Salah satunya dipilih oleh McCartney--yang juga inisiator konsep tersebut, menjadi sampul album The Beatles bertajuk 'Abbey Road' (1969).



Kini, 50 tahun kemudian, Abbey Road menjadi salah destinasi wajib bagi para Beatlemania yang "naik haji" ke Inggris. Pemerintah Inggris memasukkan jalanan tersebut dalam cagar budaya negara.

Pemandangan jalannya masih sama. Hanya saja mobil VW putih milik seorang warga yang tertangkap dalam foto Macmillan sudah tidak ada, berganti dengan bus-bus besar berisi turis yang ingin berfoto bak Fab Four.

Seorang teman yang tinggal dekat Abbey Road mengatakan kalau keramaian turis bisa berlangsung seharian, setiap hari. Ia bahkan harus berhati-hati saat hendak melintas dengan mobilnya untuk kerja, karena turis kadang seenaknya melintas di zebra-cross untuk berpose.

Saat dikunjungi oleh CNNIndonesia.com pada beberapa minggu yang lalu, ternyata Abbey Road memang seramai itu. Bahkan ada sejumlah polisi yang berjaga mengawal turis berfoto, sekaligus mengatur lalu lintas.

Ya, jalanan di sana memang tak sesepi dalam cover album The Beatles. Bukan cuma mobil atau motor, bus tingkat juga lewat di perempatan tersebut. Saking ramainya, zebra-cross harus dicat per tiga bulan agar warnanya tetap nyata.

Teman saya menyarankan untuk datang dan berfoto di Abbey Road setelah jam pergi kantor atau sebelum jam pulang kantor. Pasalnya di luar jam tersebut warga lokal akan sibuk beraktivitas. Karena kawasan di sekitarnya, Finchley Road dan Grove End Road, merupakan pemukiman mewah sehingga banyak warga yang menggunakan kendaraan pribadi untuk ke sana ke mari.

St. John's Wood merupakan stasiun kereta tempat pemberhentian bagi turis yang ingin datang ke sini. Dari stasiun kereta turis tinggal jalan kaki sekitar 500 meter untuk sampai ke Abbey Road. Bisa juga menumpang bus nomor 139 atau 189 yang berhenti dekat Abbey Road.


Yang Perlu Diketahui Sebelum Melintas di Abbey RoadAbbey Road Studios. (CNN Indonesia/Ardita Mustafa)

Selain persimpangan Abbey Road, turis juga bisa berkunjung ke Abbey Road Studios yang berada di sisinya. Tapi bukan bangunan yang merupakan studio rekaman, karena bangunan itu tertutup untuk umum. Di sebelah studio berpagar tinggi ada museum dan toko suvenir kecil yang diperuntukkan bagi turis.

Abbey Road Studios menyediakan dinding yang bisa dicorat-coret turis dan berfoto di depannya. Terdapat juga Abbey Road Webcam berupa kamera CCTV yang bisa didadahi turis dan dicek gambarnya kemudian melalui situs abbeyroad.com.

Lagu The Beatles langsung menyambut saat masuk ke dalamnya. Pernak-pernik Lennon dkk. juga seakan memanggil-manggil untuk dibeli, mulai dari kaus kutang bayi sampai piringan hitam.

Bagi yang belum menggemari The Beatles, percayalah, datang ke sini pasti membuat Anda rela mengeluarkan poundsterling untuk berbelanja karena banyak suvenir yang berdesain unik. Toko ini buka setiap hari pukul 10.00 sampai 18.00 waktu Inggris.

Salah satu tips sebelum datang sebaiknya isi perut terlebih dahulu, karena restoran dan kafe lebih banyak berada di St John's Wood High Street, sekitar empat menit berjalan kaki dari Abbey Road.


[Gambas:Video CNN]

(ard/ard)
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK